10 Pemain AC Milan Tumbang 0-2 di Kandang Sassuolo
Malam yang patut dilupakan bagi Rossoneri di Stadion Mapei. AC Milan asuhan Massimiliano Allegri harus menelan kekalahan pahit 0-2 dari tuan rumah Sassuolo yang tampil klinis. Hasil ini membuat posisi mereka di tiga besar klasemen Serie A kian terancam di sisa musim 2025-26.
Alur pertandingan berubah drastis sejak menit-menit awal. Kombinasi antara rapuhnya lini pertahanan dan kartu merah yang merugikan membuat Milan tak berdaya menghadapi tim yang secara historis memang kerap menyulitkan mereka.
Gol Cepat dan Kartu Merah
Sassuolo tidak membuang waktu untuk menekan. Baru lima menit laga berjalan, Domenico Berardi, pemain yang selama bertahun-tahun menjadi momok bagi Milan, berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Baca juga: Manchester United Incar Rafael Leao, Siapkan Skema Barter dengan AC Milan
Berawal dari transisi cepat yang dimotori Kristian Thorstvedt dan Armand Laurienté, Berardi dengan cerdik menyelinap ke kotak penalti dan melepaskan sepakan akurat ke sudut gawang tanpa mampu dihalau Mike Maignan.
Milan mencoba merespons melalui upaya Rafael Leão pada menit ke-18 yang masih melesat tipis di samping gawang. Namun, ambisi bangkit tersebut runtuh pada menit ke-24. Fikayo Tomori, yang sudah mengantongi kartu kuning, harus keluar lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua. Bermain dengan sepuluh orang selama sisa 66 menit pertandingan membuat strategi Allegri berantakan dan mematikan irama serangan Milan.
Gol Laurienté Mengunci Kemenangan
Harapan untuk comeback bagi Milan praktis sirna sesaat setelah jeda babak pertama. Di menit ke-47, Armand Laurienté menunjukkan kualitasnya dengan melakukan kerja sama satu-dua yang apik bersama Thorstvedt sebelum melepaskan tembakan keras kaki kanan yang menghujam jala gawang Maignan.
Allegri mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan Christian Pulisic dan Ruben Loftus-Cheek untuk menambah daya gedor. Meski Strahinja Pavlović dan pemain muda Zachary Athekame tampil energik untuk membawa tim ke depan, tembok pertahanan Sassuolo yang dikomandoi Tarik Muharemović tetap tak tergoyahkan hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca juga: Operasi Berhasil, Modrić Berpacu dengan Waktu Jelang Piala Dunia 2026
Tekanan Menuju Liga Champions
Dampak dari kekalahan ini sangat signifikan. Meski Milan masih tertahan di peringkat ke-3 dengan 67 poin, selisih dua poin dari Juventus di posisi ketiga dan lima poin dari Como di posisi kelima. Sementara itu Sassuolo berada di posisi ke-9 dengan 49 poin.
Bagi tim yang sempat mencatatkan rekor 24 pertandingan tak terkalahkan di awal musim, menderita tiga kekalahan dalam lima laga terakhir sejak jeda internasional Maret menunjukkan bahwa bensin Milan mulai habis di saat yang paling krusial.