Pemilik sekaligus Chairman Coventry City, Doug King, menegaskan dirinya sama sekali tidak merasa khawatir dengan spekulasi yang menghubungkan Frank Lampard dengan kursi manajer Chelsea yang sedang kosong. King menyebut hubungan emosional yang telah dibangun Lampard dengan The Sky Blues jauh lebih kuat daripada godaan untuk kembali ke Stamford Bridge untuk ketiga kalinya.

Pernyataan ini muncul setelah nama Lampard mencuat sebagai salah satu kandidat favorit untuk menggantikan Liam Rosenior, yang baru saja dipecat oleh Chelsea pada Rabu malam. Kesuksesan fenomenal Lampard membawa Coventry menjuarai Championship dan kembali ke Premier League setelah penantian 25 tahun menjadikannya properti panas di bursa manajer Inggris.

Konsekuensi Kesuksesan

Dalam wawancara dengan BBC Coventry & Warwickshire pada Jumat pagi, Doug King menyikapi rumor tersebut dengan kepala dingin. Ia menilai wajar jika manajernya dikaitkan dengan klub-klub raksasa setelah pencapaian bersejarah musim ini.

“Dia telah melakukan pekerjaan yang fantastis, ini merupakan 18 bulan yang luar biasa bagi kami dan baginya. Saya yakin dia sedang dalam mode refleksi. Saya berkata kepadanya, 'jangan meremehkan betapa sulitnya apa yang baru saja kamu capai',” kata King.

"Dia telah melakukan hal-hal besar dalam karier bermainnya, tetapi untuk keluar dari liga ini sebagai juara tanpa pembayaran parasut, dari mana kita berasal, adalah pencapaian besar yang tidak dapat diambil siapa pun darinya.

"Semua orang akan dikaitkan dengan segala hal, ini seperti komidi putar. Agak mengecewakan klub-klub menunjuk tiga atau empat manajer dalam satu musim. Kami tidak ingin berada di posisi itu, itu berarti ada sesuatu yang sedikit melenceng."

Baca juga: Chelsea Pecat Liam Rosenior Setelah Tren Terburuk Sejak 1912

King menambahkan bahwa Lampard saat ini bahagia berada di klub. “Anda bisa melihat betapa terhubungnya Lampard secara emosional dengan kota ini, Anda bisa melihat apa artinya baginya untuk mendapatkan promosi dan kemudian gelar juara, dan saya pikir dia telah menemukan tempat yang membahagiakan saat ini,” tambahnya.

"Bukan berarti tidak akan ada tawaran yang luar biasa untuknya di musim panas dan dia harus membuat pilihannya, karena dia telah menunjukkan kredibilitasnya sebagai pelatih kepala berkualitas tinggi, tetapi saya tidak akan berkomentar tentang itu, saya tidak bisa mengendalikannya.

"Saya hanya berpikir dia bahagia, saya bahagia, semua orang bahagia, kami hanya tersenyum dan kami tidak khawatir tentang apa yang mungkin atau tidak mungkin terjadi pada pelatih kepala."

Godaan Stamford Bridge

Meski King tampak tenang, bayang-bayang Chelsea tetap terasa nyata. Sejak pemecatan Rosenior, Chelsea dikabarkan sedang mencari sosok dengan berpengalaman untuk menstabilkan skuat yang sedang terpuruk di peringkat ketujuh.

Mantan rekan setim Lampard, Joe Cole, sempat memberikan saran terbuka agar Lampard tetap bertahan di Coventry. 

“Frank sebaiknya menjauhinya. Godaan bagi Frank, karena dia mencintai klub itu, adalah untuk kembali dan mencoba lagi,” ujarnya kepada Paddy Power.

"Dia telah melakukan pekerjaan yang fantastis di Coventry. Tidak ada yang akan mendukung Coventry untuk promosi di awal musim. Dia memiliki tantangan nyata untuk mempertahankan mereka di liga musim depan. Semua fokus dan energi mentalnya sekarang harus tentang perekrutan. Dia harus mengidentifikasi lima, enam, tujuh pemain yang dia inginkan [untuk Coventry].

Baca juga: Leicester Terjerembab ke Kasta Ketiga, Coventry Kembali ke Premier League

"Jika saya adalah dia, saya tidak akan pergi ke Chelsea. Dalam pekerjaan apa pun, Anda dinilai berdasarkan hasil Anda, tetapi [di Chelsea] Anda tidak memiliki kendali penuh atas apa yang dapat Anda lakukan. Itu gila."

Persiapan Premier League

Doug King juga memberikan bocoran mengenai strategi transfer klub menyongsong kasta tertinggi. Ia menegaskan bahwa Coventry tidak akan menghamburkan uang secara gila-gilaan demi ambisi sesaat.

“Terkadang orang-orang menghabiskan uang dengan sangat buruk, saya akan mengatakan bahwa yang kami lakukan adalah mencari nilai,” tegasnya.

"Seorang pemain sepak bola yang sangat mahal mungkin masih bernilai, ada banyak pemain sepak bola yang sangat mahal tetapi tidak bernilai.

"Kami akan melakukan apa yang harus kami lakukan, tetapi jangan mengaitkan bertahan di liga dan menjadi sangat sukses hanya dengan seberapa banyak uang yang Anda hamburkan, saya pikir itu akan menjadi kesalahan."

Saat ini, skuat asuhan Lampard masih menyisakan dua laga di Championship melawan Wrexham dan Watford sebelum pesta bus terbuka merayakan gelar juara digelar di jalanan kota Coventry. Bagi Doug King, masa depan cerah Coventry di Premier League tetap akan dipimpin oleh sosok Frank Lampard.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!