Liverpool Resmi Pecat Arne Slot Setahun Setelah Juara Premier League
Liverpool resmi berpisah dengan manajer Arne Slot pada Sabtu (30/5). Pemecatan ini terjadi hanya dua belas bulan setelah pelatih asal Belanda tersebut sukses menjalankan tugas berat menggantikan Jürgen Klopp dan membawa The Reds merengkuh gelar Liga Inggris ke-20 mereka.
Fenway Sports Group (FSG) mengonfirmasi keputusan ini setelah melakukan evaluasi total di akhir musim. Langkah ini mengakhiri lebih cepat masa jabatan Slot yang baru berjalan dua tahun di Anfield. Meski manajemen klub menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas trofi liga yang dipersembahkan pada tahun 2025, mereka menegaskan bahwa perubahan arah sangat diperlukan untuk memperbaiki performa tim.
Merosot di Musim Kedua
Persaingan di level tertinggi sepak bola Eropa sangatlah kejam, dan musim kedua Slot dengan cepat berubah menjadi mimpi buruk. Meski mendapat dukungan finansial besar di bursa transfer, performa The Reds merosot tajam. Liverpool menelan 19 kekalahan di semua kompetisi musim ini, dibandingkan 9 kekalahan pada musim debutnya.
Situasinya kian rumit mengingat FSG telah membekalinya dengan dana belanja fantastis sebesar 446 juta pound pada bursa transfer musim panas lalu. Nama-nama besar seperti Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, dan Alexander Isak didatangkan dengan satu misi: mengunci dominasi domestik. Namun, di lapangan, mereka lebih sering terlihat seperti potongan teka-teki mahal yang dipaksakan masuk ke dalam sistem yang tidak cocok dengan karakteristik mereka.
Baca juga: Eksodus Anfield Berlanjut: Ibrahima Konaté Siap Tinggalkan Liverpool Secara Gratis
Liverpool tidak pernah benar-benar mampu bersaing dalam perebutan gelar juara dan menyudahi musim dengan selisih 25 poin dari sang juara, Arsenal. Merseyside Merah juga tersingkir dari Piala Carabao setelah kalah dari Crystal Palace di Anfield, serta dibantai 4-0 oleh Manchester City di perempat final Piala FA. Liverpool bahkan harus berjuang keras hingga pekan terakhir hanya untuk mengamankan posisi kelima demi tiket kembali ke Liga Champions.
Namun, menilai kejatuhan Slot hanya dari aspek taktik tentu tidak adil tanpa melihat beban emosional berat yang harus ia hadapi di luar lapangan. Musim ini sempat dilingkupi duka mendalam setelah kepergian penyerang internasional Portugal, Diogo Jota, pada musim panas lalu. Dalam pernyataan resminya, FSG memuji sikap Slot dalam menghadapi masa-masa sulit tersebut, dengan menyatakan bahwa "belas kasih dan kemanusiaan yang ia tunjukkan selama krisis itu mencerminkan karakter luar biasanya sebagai seorang manusia."
Retaknya Ruang Ganti dan Akhir Sebuah Era
Sepak bola adalah bisnis yang digerakkan oleh hasil, namun hubungan antarmanusia tetap menjadi motor utamanya. Rumor mengenai ketegangan di ruang ganti sebenarnya sudah berembus selama berbulan-bulan.
Keretakan tersebut akhirnya mulai tercium publik setelah adanya perselisihan taktis dengan beberapa pemain senior, termasuk Mohamed Salah sebelum sang penyerang hengkang.
Tanda-tanda perpisahan semakin jelas terlihat pada laga pamungkas musim ini. Saat para pemain melakukan tradisi lap of honor untuk berterima kasih kepada para pendukung di Anfield, Slot tampak menjaga jarak dari skuad.
Baca juga: Slot Sebut Revolusi Sektor Sayap Jadi Kunci Kebangkitan Liverpool Musim Depan
Ia terlihat menyendiri dan kehilangan kedekatan emosional dengan tribun The Kop. FSG pun bergerak cepat akhir pekan ini demi mencegah atmosfer negatif tersebut terbawa ke sesi pramusim.
Kandidat Pengganti Mulai Muncul
Liverpool tidak ingin membuang waktu dalam ketidakpastian. Direktur Olahraga Richard Hughes dikabarkan langsung bergerak untuk mencari suksesor, dengan mantan manajer Bournemouth, Andoni Iraola, muncul sebagai kandidat utama pilihan manajemen.
Rumor ini bukan tanpa dasar yang kuat. Sebab Hughes adalah sosok yang pertama kali membawa Iraola ke pesisir selatan Inggris saat masih bertugas di Bournemouth.
Iraola, yang sukses membawa Bournemouth mencetak sejarah dengan finis di peringkat keenam dan lolos ke Liga Europa, sangat dikagumi oleh jajaran direksi Anfield karena gaya mainnya yang agresif dan taktik high-pressing. Laporan internal mengindikasikan bahwa negosiasi kontrak dengan pria asal Spanyol tersebut akan berjalan cepat dalam minggu depan.
Slot meninggalkan Merseyside dengan reputasi taktik yang tetap diakui berkat trofi liga tahun 2025. Namun, pemecatannya menjadi pengingat keras tentang betapa tingginya ekspektasi di Anfield. Dalam sepak bola modern, trofi hari kemarin sama sekali tidak menjamin posisi Anda aman esok hari.