Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menolak memberikan komentar publik terkait laporan yang menyebutkan bahwa masa baktinya selama 10 tahun di klub akan berakhir musim panas ini. Padahal, ia dikabarkan telah menyampaikan keputusan tersebut kepada skuadnya.

Berbicara kepada media setelah pertandingan Manchester City di Vitality Stadium, Guardiola mengabaikan pertanyaan mengenai masa depannya dan menegaskan bahwa fokusnya saat ini hanyalah pada kontrak yang tersisa.

Guardiola Bungkam

Tepat setelah hasil imbang 1-1 yang melelahkan kontra Bournemouth yang secara matematis menyerahkan gelar juara liga kepada Arsenal, Guardiola yang tampak letih memilih menggunakan struktur pertahanan klasiknya saat didesak mengenai rumor kepergian yang kian memuncak.

"Dengar, saya masih memiliki satu tahun tersisa di kontrak saya," tegas Guardiola. "Berdasarkan pengalaman saya selama bertahun-tahun, ketika Anda mengumumkan keputusan apa pun di tengah kompetisi yang sedang berjalan, itu akan membawa dampak yang sangat buruk bagi hasil tim."

Baca juga: Manchester City Gagal Raih Gelar Premier League usai Ditahan Imbang Bournemouth

Bos City tersebut bersikeras bahwa ruang publik bukanlah tempat untuk deklarasi monumental seperti itu, dan memilih untuk melindungi privasi di jajaran petinggi klub.

“Orang pertama yang harus saya ajak bicara adalah ketua saya karena kami berdua yang akan memutuskan – kami akan berbicara, sesederhana itu, dan setelah itu kami akan mengambil keputusan.” tambah Guardiola.

“Dengar, saya masih punya satu tahun lagi. Saya tidak akan memberi tahu Anda di sini karena saya harus berbicara dengan ketua saya, dengan para pemain saya, dan dengan staf saya. Saya adalah orang paling bahagia di planet ini karena berada di klub ini. Klub ini luar biasa.”

Bocornya Obrolan Kamar Ganti

Di saat Guardiola mencoba mendikte tempo narasi di depan kamera, laporan dari The Guardian mengindikasikan bahwa rahasia tersebut sebenarnya sudah bocor ke mana-mana. 

Menurut sumber internal, Guardiola sebenarnya sangat berharap untuk merahasiakan keputusannya secara total hingga musim berakhir demi menghindari sirkus media yang merugikan tim.

Namun, kenyataan pahit mengenai perpisahan ini kabarnya sudah dibagikan langsung kepada skuad utama sesaat sebelum mereka bertolak ke markas Bournemouth. Klub bahkan dirumorkan telah membidik mantan asisten Pep, Enzo Maresca, sebagai suksesor dengan kesepakatan prinsip berdurasi tiga tahun, yang kini tinggal menyisakan penyelesaian paket kompensasi bernilai besar dengan Chelsea.

Ketika gelandang senior Bernardo Silva, yang masa depannya di Eastlands juga akan berakhir musim panas ini, ditanya apakah skuad telah menerima pidato perpisahan dari sang manajer, ia memainkan peran diplomatik yang sempurna demi melindungi rekannya. 

Baca juga: Guardiola Dikabarkan Angkat Kaki dari Manchester City pada Akhir Musim

"Secara jujur, saya tidak tahu apa-apa soal itu," ujar Silva. "Itu adalah keputusannya, dan itu adalah haknya untuk mengumumkan apakah dia bertahan atau pergi. Itu bukan kapasitas saya."

Kendali Penuh di Luar Lapangan

Bagi mereka yang telah mengamati satu dekade perjalanan Guardiola di Manchester, penolakannya untuk tunduk pada tekanan pers sudah sangat bisa ditebak. Pertandingan sepak bola bukanlah satu-satunya hal yang gemar dikendalikan oleh Pep; ia juga sangat protektif terhadap momentum dan teatrikal dari warisan sejarahnya sendiri.

Dengan menolak mengonfirmasi kabar tersebut, Guardiola memastikan bahwa momen perpisahannya akan terjadi murni berdasarkan ketentuannya sendiri, kemungkinan besar di atas lapangan Stadion Etihad hari Minggu ini, langsung di hadapan para suporter yang telah memujanya sejak tahun 2016.

Dengan koleksi 20 trofi mayor yang sudah diamankan, termasuk enam gelar Premier League dan satu trofi Champions League, tirai penutup untuk sebuah era generasi emas ini mulai diturunkan. Ia mungkin belum mau mengucapkan kata-kata itu dengan lantang saat ini, namun keheningan yang bergema dari Vitality Stadium sudah berbicara sangat lantang. Akhir dari sebuah era resmi telah tiba.

Jumlah Trofi di Man City

Premier League: 6

UEFA Champions League: 1

FA Cup: 3

Carabao Cup: 5

Piala Dunia Antarklub FIFA: 1

Piala Super UEFA: 1

Community Shield: 3

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!