Chelsea resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Liam Rosenior setelah hanya 106 hari menjabat. Keputusan drastis ini diambil menyusul kekalahan memalukan 3-0 dari Brighton & Hove Albion pada tengah pekan ini, yang menjadi puncak dari krisis terdalam klub London Barat tersebut dalam lebih dari satu abad.

Pemecatan ini menandai berakhirnya masa jabatan permanen tersingkat dalam sejarah modern Chelsea. Rosenior, yang didatangkan dari klub afiliasi Strasbourg pada Januari lalu untuk menggantikan Enzo Maresca, gagal mengangkat performa tim yang kini terpuruk di peringkat kedelapan klasemen Premier League.

Rekor Kelam dan Mandulnya Lini Depan

Statistik di balik pemecatan Rosenior sangat mencengangkan. Chelsea menelan lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa mencetak satu gol pun, sebuah rekor yang tidak pernah terjadi di Stamford Bridge sejak tahun 1912.

Setelah memulai debutnya dengan cukup menjanjikan lewat empat kemenangan awal, performa The Blues terjun bebas. 

Baca juga: Akui Jadi Malam Tersulit, Rosenior Semprot Skuat Chelsea Usai Dibantai Brighton 3-0

Puncaknya adalah kekalahan agregat memalukan 8-2 dari Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions, yang kabarnya merusak kepercayaan ruang ganti terhadap taktik Rosenior.

"Chelsea Football Club hari ini telah berpisah dengan Pelatih Kepala Liam Rosenior," tulis Chelsea dalam pernyataan resmi klub.

"Atas nama semua orang di Chelsea FC, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kami kepada Liam dan stafnya atas semua upaya mereka selama berada di Klub.

"Ini bukanlah keputusan yang diambil Klub dengan mudah, namun hasil dan performa baru-baru ini telah berada di bawah standar yang diperlukan, padahal masih banyak yang harus diperjuangkan musim ini."

Keretakan Ruang Ganti 

Laporan dari internal klub menyebutkan adanya ketidakharmonisan antara skuad dan pelatih. Beberapa pemain senior dikabarkan meragukan kapasitas Rosenior, dengan rumor yang menyebut sang pelatih kekurangan "aura" untuk memimpin bintang-bintang mahal Chelsea.

Ketegangan semakin memuncak setelah isu bocornya susunan pemain oleh pihak luar sebelum laga melawan Brighton, serta reaksi frustrasi Wesley Fofana saat ditarik keluar dalam laga kontra Manchester United akhir pekan lalu

Rosenior sendiri tampak sangat terpukul setelah laga terakhirnya, tidak bisa lagi membela dan pasang badan atas performa anak asuhnya tersebut.

Apa Selanjutnya untuk Chelsea?

Dengan hanya menyisakan empat pertandingan di liga, harapan Chelsea untuk menembus zona Liga Champions kini hampir mustahil karena mereka tertinggal tujuh poin dari Liverpool di posisi kelima.

Calum McFarlane telah ditunjuk sebagai pelatih interim hingga akhir musim. Ujian pertamanya tidak main-main: semifinal FA Cup melawan Leeds United di Wembley pada hari Minggu mendatang. 

Baca juga: Rosenior Akui Tanggung Jawab, Klaim Tetap Dapat Dukungan Penuh Pemilik Chelsea

Sementara itu, manajemen BlueCo dikabarkan mulai melirik nama-nama besar seperti Filipe Luis, Cesc Fabregas, Andoni Iraola, dan Marco Silva untuk proyek jangka panjang mereka berikutnya.

Statistik Masa Jabatan Liam Rosenior

Durasi: 106 Hari

Pertandingan: 23 (Semua Kompetisi)

Rekor: 11 Menang, 2 Imbang, 10 Kalah

Catatan Buruk: 5 Kekalahan beruntun di Liga tanpa gol

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!