Rosenior Akui Tanggung Jawab, Klaim Tetap Dapat Dukungan Penuh Pemilik Chelsea
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menegaskan bahwa dirinya masih memegang kendali penuh atas skuat The Blues meski sedang berada dalam tren performa yang mengkhawatirkan. Rosenior mengungkapkan bahwa ia terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak pemilik klub dan menerima jaminan dukungan untuk membalikkan keadaan.
Chelsea saat ini terpuruk setelah menelan empat kekalahan beruntun di Premier League, termasuk kekalahan tipis 0-1 dari Manchester United akhir pekan lalu. Rentetan hasil buruk ini membuat posisi mereka di zona lima besar terancam, dengan Brighton & Hove Albion siap menyalip jika Chelsea gagal meraih poin penuh di laga tengah pekan ini.
Tanggung Jawab dan Dukungan Klub
Rosenior tidak mencari alasan atas kemerosotan performa timnya. Ia secara terbuka mengakui bahwa hasil di lapangan adalah tanggung jawab utamanya sebagai pelatih kepala.
"Kita harus menang," kata Rosenior. "Itulah yang dituntut klub ini, dan memang seharusnya begitu, dan itulah yang diharapkan para penggemar. Ini tentang memenangkan pertandingan sepak bola - itulah inti dari sepak bola.
Baca juga: Gol Tunggal Cunha Amankan Kemenangan Man United di Kandang Chelsea
"Anda tidak bisa berbicara tentang jangka panjang jika Anda tidak melakukan pekerjaan dengan baik dalam jangka pendek. Dengan jujur dan hormat, kami belum bermain bagus dalam pertandingan-pertandingan terakhir, dan itu adalah tanggung jawab saya sebagai pelatih kepala tim."
Meskipun tekanan dari suporter mulai meningkat, Rosenior menyatakan bahwa hubungannya dengan jajaran direksi dan pemilik klub tetap solid.
“Mereka telah mendukung saya, dan percakapan harian kami juga penuh dukungan,” jelasnya.
"Kami tahu kami ingin memenangkan pertandingan sepak bola sekarang, tetapi itu tidak bertentangan dengan fakta bahwa kami menginginkan kesuksesan dan kesuksesan yang konsisten dalam jangka panjang."
Badai Cedera sebagai Faktor Penghambat
Rosenior juga menyinggung absennya beberapa pemain kunci sebagai faktor yang mempersulit konsistensi tim.
Kehilangan pemain seperti Estevao yang harus absen hingga akhir musim, serta masalah kebugaran yang menimpa Enzo Fernandez dan Reece James, telah memaksa manajer berusia 41 tahun tersebut melakukan rotasi eksperimental dalam beberapa pekan terakhir. Sementara Joao Pedro masih diragukan untuk tampil.
"Joao sudah berada di lapangan hari ini. Kami akan mengambil keputusan tentang dia besok pagi," tambah Rosenior. "Estevao dipastikan absen untuk besok, dan kami sedang melakukan tes tambahan padanya."
Baca juga: Rosenior Akui Absennya Enzo Fernández Rusak Peluang Chelsea Lawan City
Ujian Berat di Brighton
Laga melawan Brighton pada Selasa malam diprediksi akan menjadi titik penentu masa depan Rosenior.
Kekalahan kelima secara beruntun tidak hanya akan menjatuhkan Chelsea dari posisi kualifikasi Eropa, tetapi juga bisa memaksa manajemen untuk meninjau kembali dukungan penuh yang mereka janjikan.
Menanggapi tantangan tersebut, Rosenior tampak tetap tenang. “Kita tidak bisa hanya melihat tim lain atau hasil pertandingan, kita harus melihat diri kita sendiri,” ujar Rosenior.
“Kata-kata ini mudah: ‘Tetaplah beriman’ dan ‘percaya’. Ini tentang karakter sekarang. Ini tentang berdiri tegak. Ini tentang orang-orang yang bersedia di saat-saat sulit untuk membela seragam dan berjuang.”
Bagi Chelsea, sisa musim 2025-26 adalah pertaruhan besar. Apakah kepercayaan pemilik terhadap proyek jangka panjang Rosenior akan membuahkan hasil, ataukan Stamford Bridge akan kembali menyaksikan pergantian kursi manajerial sebelum musim berakhir?