Prancis Tak Pusing Meski Tumbang dari Pantai Gading
Tim nasional Prancis memilih untuk tetap tenang meski baru saja menelan kekalahan mengejutkan 1-2 dari Pantai Gading dalam laga uji coba pemanasan Piala Dunia 2026 di Stade de la Beaujoire, Jumat (5/6). Alih-alih dilanda kepanikan, kubu Les Bleus justru memandang hasil ini sebagai pengingat yang tepat waktu sebelum mereka bertolak ke Amerika Serikat.
Prancis sebenarnya mengawali laga dengan dominasi penuh. Gol cantik Rayan Cherki di pengujung babak pertama sempat membawa tuan rumah unggul dan tampak memegang kendali penuh. Namun, intensitas pertandingan berubah drastis setelah turun minum. Pantai Gading, yang tampil lebih agresif, berhasil membalikkan keadaan melalui gol Guéla Doué dan penyelesaian klinis dari Amad Diallo di menit ke-83.
Bukan Alarm Bahaya
Pelatih Didier Deschamps mengakui bahwa kekalahan ini memberikan catatan penting, terutama terkait hilangnya konsentrasi dan kepaduan tim setelah ia melakukan banyak rotasi pemain di babak kedua. Namun, ia dengan tegas menolak untuk menyebut hasil ini sebagai tanda bahaya.
Baca juga: Prancis Tumbang 1-2 di Tangan Pantai Gading
"Kekalahan tidak pernah menyenangkan, meskipun kami melakukan beberapa hal baik di babak pertama," kata Deschamps.
"Di babak kedua kami melakukan banyak perubahan tetapi itu bukan alasan. Kami tidak sebaik setelah jeda dan mereka memberikan banyak ketenangan. Kami akan menghadapi tim dengan tipe yang sama pada 16 Juni."
Fokus pada Ujian Sesungguhnya
Para pemain pun menunjukkan sikap yang sama. Gelandang Aurelien Tchouaméni menegaskan bahwa kekalahan ini harus dilihat dalam koridor persiapan turnamen.
"Sangat disayangkan kami kalah, tetapi kami sedang berada dalam fase persiapan. Kami tetap percaya diri," tegas Tchouaméni. "Tidak ada kesimpulan besar yang bisa ditarik dari pertandingan ini, bahkan seandainya kami menang pun. Kami tahu apa yang harus dilakukan, dan kami akan siap saat turnamen dimulai."
Senada dengan Tchouaméni, bek Lucas Hernandez juga menekankan bahwa fokus utama tim saat ini adalah mematangkan strategi. "Kami selalu ingin menang, tetapi ada banyak pergantian pemain dan ini bagian dari proses persiapan. Kondisi tim tetap terjaga dengan baik."
Baca juga: Deschamps Konfirmasi Ekitike Absen dari Piala Dunia usai Cedera Achilles
Pelajaran Menjelang New York
Kekalahan ini dianggap sebagai simulasi yang berharga bagi Prancis, terutama karena lawan mereka di laga pembuka Piala Dunia, Senegal, dinilai memiliki karakteristik permainan yang serupa dengan Pantai Gading, fisik yang kuat dan transisi yang cepat.
Prancis dijadwalkan akan melakoni satu laga uji coba terakhir melawan Irlandia Utara pada 9 Juni sebelum terbang ke New York untuk menghadapi Senegal pada 16 Juni mendatang. Bagi Deschamps, kekalahan dari Pantai Gading mungkin terasa menyakitkan saat ini, namun bisa jadi akan menjadi kunci keberhasilan Les Bleus untuk tetap membumi saat turnamen sesungguhnya dimulai.