Brighton Hancurkan Chelsea 3-0: Posisi The Blues Merosot di Tengah Krisis Gol
Chelsea kembali menelan pil pahit dalam lanjutan Premier League 2025-26 setelah lumat 0-3 di tangan Brighton & Hove Albion pada Rabu (22/4) dini hari WIB. Kekalahan memalukan di Amex Stadium ini tidak hanya memperpanjang rekor buruk The Blues, tetapi juga membuat posisi mereka di klasemen disalip oleh tuan rumah.
Hasil ini menandai kekalahan kelima berturut-turut bagi skuad asuhan Liam Rosenior di liga, sebuah catatan kelam di mana mereka gagal mencetak satu gol pun dalam kurun waktu tersebut. Sebaliknya, Brighton asuhan Fabian Hürzeler kini merangsek ke posisi keenam, menggeser Chelsea ke peringkat ketujuh.
Start Buruk dan Dominasi Seagulls
Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika pertahanan Chelsea yang rapuh langsung runtuh. Berawal dari sepak pojok yang gagal dihalau dengan sempurna, Ferdi Kadıoğlu menyambar bola liar untuk menaklukkan Robert Sánchez. Gol cepat ini mengatur ritme pertandingan yang sepenuhnya dikendalikan oleh Brighton.
Baca juga: Gol Menit Akhir Rutter Bawa Brighton Gagalkan Kemenangan Spurs
Chelsea tampak kehilangan arah dan hampir kebobolan gol kedua pada menit ke-18 akibat blunder Sánchez yang memberikan bola langsung ke Carlos Baleba.
Beruntung bagi tim tamu, Trevoh Chalobah melakukan penyelamatan gemilang di garis gawang untuk menggagalkan sontekan Jack Hinshelwood. Sepanjang pertandingan, Chelsea bahkan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.
Harapan Semu dan Pukulan Telak
Di babak kedua, Rosenior mencoba mengubah keadaan dengan memasukkan Alejandro Garnacho. Meskipun ada sedikit peningkatan dalam intensitas serangan, harapan kebangkitan Chelsea sirna pada menit ke-56.
Melalui skema serangan balik cepat yang diprakarsai Georginio Rutter, Jack Hinshelwood menebus kegagalannya di babak pertama dengan penyelesaian klinis untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Sánchez sempat melakukan beberapa penyelamatan penting untuk mencegah skor semakin mencolok, namun lini depan Chelsea tetap tumpul menghadapi disiplinnya pertahanan tuan rumah.
Penderitaan Chelsea akhirnya lengkap di masa injury time. Pemain pengganti Danny Welbeck menyempurnakan kemenangan Brighton menjadi 3-0 lewat sepakan first-time memanfaatkan umpan Maxim De Cuyper.
Baca juga: Rosenior Akui Tanggung Jawab, Klaim Tetap Dapat Dukungan Penuh Pemilik Chelsea
Jauh di Bawah Standar
Usai laga, Liam Rosenior tidak menyembunyikan kemarahannya atas performa anak asuhnya. Ia menyebut penampilan tersebut jauh dari standar yang diharapkan.
"Itu sama sekali tidak cukup untuk klub ini, sama sekali tidak cukup. Saya tidak bisa berbohong, saya akan mengatakan yang sebenarnya - itu adalah penampilan yang tidak dapat diterima di setiap aspek," kata Rosenior kepada Sky Sports.
"Ini adalah malam yang sangat, sangat sulit, malam tersulit, bahkan bukan hanya sejauh ini di klub sepak bola yang luar biasa ini, (tetapi) dalam karier saya, karena beberapa hal yang saya saksikan hari ini, saya tidak pernah ingin melihatnya lagi."
Dengan hasil ini, Brighton kini mengoleksi 50 poin di peringkat keenam, unggul dua poin atas Chelsea, yang bisa jauh merosot setelah di bawahnya akan bermain.
Bagi The Blues, fokus kini harus segera dialihkan ke semifinal FA Cup melawan Leeds United di Wembley pada hari Minggu mendatang, laga yang kini dianggap sebagai satu-satunya cara untuk menyelamatkan musim mereka.