Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menegaskan bahwa Bruno Fernandes tetap menjadi kapten tim dan memiliki komitmen penuh terhadap klub. Pernyataan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depan sang gelandang sebagai pemimpin Setan Merah setelah hubungan keduanya sempat menjadi sorotan menyusul rentetan hasil buruk.
Berbicara dalam konferensi pers menjelang pertandingan Premier League melawan Chelsea, Carrick memastikan tidak ada rencana untuk mencopot ban kapten dari pemain asal Portugal tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa persoalan di antara keduanya telah diselesaikan melalui pembicaraan secara langsung.
Perselisihan antara Carrick dan Fernandes mencuat setelah Manchester United kalah telak 1-4 dari Como di Liga Champions. Dalam pertandingan tersebut, Fernandes secara terbuka mengkritik pendekatan taktik yang diterapkan timnya.
Situasi semakin memanas ketika Carrick tidak memasukkan Fernandes ke dalam starting XI maupun menurunkannya sebagai pemain pengganti saat United kalah 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford. Harry Maguire bahkan mengenakan ban kapten dalam pertandingan tersebut, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai posisi Fernandes sebagai pemimpin tim.
Baca juga: Ten Hag Tuduh Ronaldo 'Mengecewakan Tim' dan Rusak Latihan Manchester United
Namun, Carrick menjelaskan bahwa keputusannya mencadangkan Fernandes semata-mata didasarkan pada kebutuhan pertandingan. Keduanya kemudian menggelar pembicaraan untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dan memastikan dapat kembali bekerja sama.
"Itu adalah keputusan yang didasarkan pada apa yang menurut kami tepat untuk pertandingan tersebut. Hanya itu," kata Carrick.
"Bruno berkomitmen penuh kepada klub sepak bola ini dan sama sekali tidak ada masalah. Kami terus melangkah maju, mengambil keputusan seiring berjalannya waktu, dan fokus pada pertandingan hari Sabtu."
Ketika ditanya apakah Fernandes masih akan menjadi kapten, Carrick menegaskan bahwa tidak ada keputusan yang perlu dibuat terkait hal tersebut. Ia juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan gelandang berusia 32 tahun itu yang telah menjadi bagian penting Manchester United selama beberapa tahun terakhir.
Carrick menilai Fernandes masih memiliki peran besar dalam membantu Manchester United melewati periode sulit. Menurutnya, sang gelandang telah menunjukkan kepemimpinan selama bertahun-tahun dan akan terus menjalankan tanggung jawab tersebut.
"Dia merupakan pemain penting bagi kelompok ini, sejak dulu dan akan tetap demikian. Kami harus membuat perbedaan bersama-sama dan mendorong tim menuju arah yang lebih baik," tambah Carrick.
Keputusan mempertahankan Fernandes sebagai kapten juga menjadi sinyal bahwa Carrick ingin mengembalikan stabilitas di ruang ganti. Manchester United sedang menjalani periode sulit setelah gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. Kekalahan dari Bournemouth membuat mereka terpuruk di posisi ke-16 klasemen Premier League, hanya satu poin di atas zona degradasi.
Baca juga: Carrick Yakin Masih Didukung Petinggi Man Utd, Bantah Situasi Toksik di Old Trafford
Di tengah tekanan terhadap posisinya sendiri, Carrick menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memperbaiki performa tim, bukan memikirkan spekulasi mengenai masa depannya. Ia juga menegaskan tidak membutuhkan jaminan dari manajemen klub untuk terus menjalankan pekerjaannya.
Kini, perhatian Manchester United tertuju pada lawatan ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Carrick dan Fernandes untuk membuktikan bahwa perbedaan pendapat di antara mereka tidak akan mengganggu upaya tim mengakhiri periode negatif.
Kembalinya Fernandes ke dalam susunan utama masih menjadi hal yang perlu ditunggu. Namun, satu hal sudah dipastikan: ia tetap dipercaya sebagai kapten dan akan menjadi bagian penting dari upaya Manchester United untuk bangkit.