Gelandang Manchester United, Youri Tielemans, menyatakan dukungan penuh terhadap Michael Carrick di tengah meningkatnya tekanan terhadap posisi sang pelatih di Old Trafford. Tielemans menegaskan bahwa para pemain tidak menginginkan pergantian pelatih secara mendadak karena kondisi tim saat ini justru membutuhkan stabilitas.

Dalam wawancara eksklusif bersama TNT Sports, pemain asal Belgia tersebut mengatakan bahwa mempertahankan Carrick merupakan pilihan terbaik untuk membantu Manchester United keluar dari periode sulit. Ia juga menilai perubahan besar di ruang ganti hanya berpotensi menambah gangguan terhadap upaya tim memperbaiki performa. 

Ruang Ganti Dukung Carrick

Posisi Carrick semakin mendapat sorotan setelah Manchester United gagal memenangkan delapan pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. Kekalahan 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford pada akhir pekan lalu memperpanjang periode negatif tersebut dan membuat Setan Merah terpuruk di peringkat ke-16 Premier League dengan hanya tujuh poin dari delapan pertandingan.

Situasi itu turut memunculkan spekulasi mengenai masa depan Carrick. Namun, Tielemans menegaskan bahwa para pemain masih percaya terhadap kemampuan pelatih asal Inggris tersebut, yang turut meyakinkannya untuk bergabung dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas setelah meninggalkan Aston Villa.

"Saya datang ke sini sebagian karena dia, karena dia menginginkan saya di sini. Dia ingin saya membantu tim," ujar Tielemans kepada TNT Sports.

Baca juga: Ten Hag Tuduh Ronaldo 'Mengecewakan Tim' dan Rusak Latihan Manchester United

"Saya sangat senang jika dia bertahan, dan seluruh anggota tim juga tidak menginginkan perubahan mendadak. Kami tidak ingin perubahan besar yang justru akan semakin mengganggu keadaan. Kami hanya membutuhkan stabilitas, terus bekerja keras, dan situasi ini akan berbalik pada waktunya."

Tielemans juga membantah bahwa Carrick telah kehilangan dukungan dari ruang ganti. Menurutnya, sang pelatih selalu berusaha menerapkan sistem permainan yang dapat membuat para pemain merasa nyaman dan tampil maksimal.

Pemain Ikut Bertanggung Jawab

Selain memberikan dukungan kepada Carrick, Tielemans menegaskan bahwa para pemain tidak bisa sepenuhnya melemparkan tanggung jawab atas hasil buruk kepada pelatih. Ia menilai seluruh anggota skuad harus mengakui kekurangan masing-masing dan bekerja lebih keras untuk memperbaiki keadaan.

"Ini bukan hanya tanggung jawab manajer. Manajer sudah menjalankan pekerjaannya. Kami sebagai pemain juga harus melakukan pekerjaan kami. Ini berlaku untuk kedua belah pihak," tambahnya.

Komentar tersebut muncul setelah beberapa pemain senior Manchester United secara terbuka menyampaikan kekecewaan. Lisandro Martinez sebelumnya mengkritik kebijakan klub setelah kekalahan dari Atletico Madrid, meskipun kemudian menyampaikan permintaan maaf. Sementara itu, kapten Bruno Fernandes mempertanyakan pendekatan taktik tim setelah kekalahan 1-4 dari Como di Liga Champions.

Fernandes bahkan tidak dimainkan ketika Manchester United kalah dari Bournemouth. Namun, Carrick telah menegaskan bahwa gelandang asal Portugal tersebut tetap berkomitmen penuh terhadap klub dan akan mempertahankan jabatan kapten.

Baca juga: Carrick Tegaskan Pertahankan Fernandes Sebagai Kapten Manchester United

Tielemans mengakui bahwa perbedaan pendapat di antara pemain merupakan hal yang wajar, terutama ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan. Meski demikian, ia berharap persoalan internal semestinya diselesaikan di dalam kelompok, bukan menjadi perdebatan terbuka yang semakin memperburuk situasi.

Incar Kebangkitan di Stamford Bridge

Tielemans juga memahami kekecewaan para pendukung setelah Manchester United kembali menelan hasil buruk. Ia menyebut suporter memiliki standar tinggi karena terbiasa melihat klub meraih berbagai kesuksesan pada masa lalu.

Menurutnya, para pemain harus menerima reaksi negatif tersebut dan menjadikannya motivasi untuk menunjukkan performa yang lebih baik. Ia berharap tim dapat segera bangkit setelah melalui pekan yang sangat mengecewakan dengan dua kekalahan beruntun.

Manchester United kini mengalihkan perhatian ke pertandingan tandang melawan Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Laga tersebut menjadi kesempatan penting bagi Carrick dan para pemainnya untuk menghentikan tren negatif sekaligus meredakan tekanan terhadap posisi sang pelatih. 

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!