Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menyampaikan kekecewaannya terhadap hasil Ballon d’Or 2026 yang menempatkan Vitinha di posisi ke-14. Menurutnya, gelandang asal Portugal tersebut pantas mendapatkan peringkat yang jauh lebih baik setelah kembali memainkan peran penting dalam kesuksesan PSG sepanjang musim lalu.
Vitinha berada di urutan ketiga pada Ballon d’Or 2025, tetapi posisinya merosot 11 tingkat dalam pengumuman tahun ini. Penghargaan tersebut akhirnya dimenangkan oleh penyerang Bayern Munich sekaligus kapten tim nasional Inggris, Harry Kane, pada seremoni di London, Senin (26/10).
Berbicara dalam konferensi pers menjelang pertandingan tandang PSG melawan Le Havre di Ligue 1, Jumat (30/10), Luis Enrique memberikan pembelaan terhadap anak asuhnya. Pelatih asal Spanyol itu menilai kualitas teknis, kemampuan fisik, serta mentalitas Vitinha menjadikannya salah satu gelandang terbaik saat ini.
"Kami mengenalnya dengan baik, jadi kami tidak terkejut. Merupakan sebuah kesenangan memiliki pemain dengan kemampuan teknis dan fisik seperti dia," ujar Enrique.
Baca juga: Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
"Level permainannya luar biasa. Kami sangat senang memiliki pemain dengan kualitas seperti dirinya, meskipun dalam peringkat Ballon d’Or dia tidak berada di posisi setinggi yang seharusnya. Dia sangat berbakat dan pantas mendapatkan peringkat yang lebih baik," tambahnya.
Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Vitinha menjadi salah satu pemain penting ketika PSG mempertahankan gelar Liga Champions pada musim 2025-26. Gelandang berusia 26 tahun itu tampil sebagai starter dalam seluruh 17 pertandingan PSG di kompetisi tersebut dan mencetak enam gol, termasuk hattrick saat menghadapi Tottenham Hotspur dalam kemenangan 5-3 pada fase liga.
Sepanjang musim 2025-26, Vitinha membantu PSG meraih lima gelar, termasuk Liga Champions, Ligue 1, Piala Super UEFA, Piala Interkontinental, dan Trophee des Champions. Konsistensinya dalam mengatur permainan, mengalirkan bola, serta membantu tim ketika kehilangan penguasaan bola membuatnya menjadi sosok sentral dalam sistem permainan Enrique.
Namun, Vitinha bukan pemain PSG dengan peringkat tertinggi dalam daftar Ballon d’Or 2026. Khvicha Kvaratskhelia menempati posisi keenam, Ousmane Dembele di urutan ketujuh, Fabian Ruiz di posisi ke-10, dan Achraf Hakimi berada di peringkat ke-13. Dengan demikian, Vitinha menjadi pemain kelima PSG dalam daftar penghargaan tersebut.
Baca juga: PSG 4-2 Barcelona: Gol Vitinha dan Fabian Pastikan Kemenangan Dramatis
Meski kecewa dengan hasil tersebut, Enrique tetap menegaskan kepuasannya memiliki gelandang seperti Vitinha. Ia menilai sang pemain masih mempunyai ruang untuk berkembang, baik dalam kontribusi menyerang maupun bertahan.
Bagi PSG, perdebatan mengenai peringkat Ballon d’Or tidak mengubah pentingnya peran Vitinha di dalam tim. Enrique berharap pemain internasional Portugal itu dapat mempertahankan level permainannya dan terus membantu klub bersaing di semua kompetisi musim ini