Carrick Petik Hikmah dari Kekalahan Perdana Bersama Manchester United
Michael Carrick menegaskan bahwa Manchester United harus mengambil pelajaran berharga setelah rekor tak terkalahannya resmi terhenti di tangan sepuluh pemain Newcastle United, Kamis dini hari WIB. Kekalahan 2-1 di St James' Park tersebut menjadi noda pertama dalam catatan kepelatihan Carrick sejak ia kembali mengambil alih kendali di Old Trafford pada Januari lalu.
Meski United sempat menyamakan kedudukan melalui sundulan Casemiro di masa injury time babak pertama untuk membatalkan penalti Anthony Gordon, gol spektakuler William Osula di menit ke-90 memastikan malam yang kelam bagi The Red Devils.
Enggan Cari Alasan
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Carrick menolak untuk menggunakan keunggulan jumlah pemain sebagai alasan kegagalan timnya.
Baca juga: Asisten Amorim Ungkap Borok Internal Manchester United
Jacob Ramsey diusir keluar lapangan bagi Newcastle sesaat sebelum jeda setelah menerima kartu kuning kedua karena diving, namun United justru tampak kesulitan mendikte permainan di babak kedua.
"Kami sangat kecewa," kata Carrick. "Ini menyakitkan.
"Kami datang ke sini dalam kondisi baik. Cara kejadian ini berlangsung sangat mengecewakan. Tidak ada keraguan tentang itu."
Carrick juga menepis anggapan bahwa timnya kekurangan karakter. Baginya, kekalahan ini lebih disebabkan oleh penurunan kualitas eksekusi di lapangan.
"Melihat jalannya pertandingan, emosi adalah bagian dari permainan dan ada beberapa hal yang ingin kami lakukan, dan coba kami lakukan, tetapi kami tidak berhasil,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Kita harus memanfaatkan situasi ini sebaik mungkin. Kita harus menjadikannya sebagai bantuan. Dan, seperti yang saya katakan, tentang mengambil pelajaran dan memahami mengapa malam ini seperti ini dan bagaimana hal itu terjadi, bagaimana perkembangannya, yang merugikan kita. Kita harus belajar dari itu, jadi kita akan mempelajarinya.
Pertahankan Posisi di Papan Atas
Meskipun kecewa berat, mantan gelandang United tersebut mencoba tetap tenang. Sebelum laga ini, Carrick telah membawa United meraih 19 poin dari kemungkinan 21, sebuah laju impresif yang mengokohkan posisi mereka di peringkat ketiga klasemen.
Baca juga: Michael Carrick Senang Bawa Manchester United Tembus Tiga Besar
“Para pemain telah bermain fantastis. Jadi, kami kalah dalam pertandingan sepak bola dan, dengarkan, ini sangat menyakitkan saya. Saya sangat, sangat kecewa dengan malam ini, karena berbagai alasan,” ujarnya.
“Tetapi kita juga tidak boleh melupakan posisi yang telah kita tempatkan diri kita sendiri. Jadi, meskipun saya kecewa, kita perlu belajar dari ini, karena ini sedikit pelajaran bagi kita malam ini, dalam beberapa hal. Kita juga tidak boleh melupakan gambaran yang lebih besar. Kita harus menjadi lebih baik untuk ini."
Fokus pada Pemulihan
United kini memiliki jeda sepuluh hari sebelum menjamu Aston Villa di Old Trafford. Waktu ini akan dimanfaatkan Carrick untuk mengevaluasi lini tengah yang tampak kurang atletis di St James' Park, serta mencari solusi atas tumpulnya serangan dari sisi sayap yang membuat Erling Haaland kekurangan suplai bola.
Kekalahan ini memang meredam pembicaraan soal kontrak permanen Carrick di klub, namun Carrick bersikeras bahwa fokus timnya tetap pada pengembangan jangka panjang dan mengamankan tiket Liga Champions.
“Ini pertandingan penting lainnya, ini pekan yang besar bagi kami. Ini pertandingan yang patut dinantikan. Kami berada di posisi yang telah kami ciptakan sendiri dan para pemain juga telah menciptakannya, dan itu bisa sangat menggembirakan. Kita harus benar-benar positif menjelang pertandingan berikutnya dan menantikannya, karena ada banyak hal yang dipertaruhkan,” pungkasnya.