Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengakui bahwa membangun kesepahaman dan kemitraan solid dengan dua rekrutan anyar di sektor pertahanan, Jérémy Jacquet dan Ronald Araújo, membutuhkan waktu serta kesabaran.
Hal tersebut disampaikan sang bek tengah veteran menyusul perombakan besar-besaran yang dilakukan The Reds di lini belakang pada bursa transfer musim panas ini.
Pernyataan van Dijk muncul usai Liverpool menutup rangkaian uji coba pramusim dengan kemenangan 2-0 atas klub Serie A, Como 1907, di Anfield. Laga tersebut menjadi panggung pembuktian perdana bagi Jacquet dan Araújo di hadapan publik Merseyside.
Baca juga: Jeff Bezos dan Konsorsiumnya Siap Beli 30 Persen Saham Liverpool
Jacquet, bek muda Prancis berusia 21 tahun yang didatangkan dari Stade Rennais, tampil selama 45 menit pertama dan sukses mencetak gol kedua Liverpool lewat penyelesaian jarak dekat.
Penampilan tersebut terasa semakin bermakna mengingat itu merupakan laga pertamanya sejak mengalami dislokasi bahu pada Februari lalu. Pada babak kedua, giliran Araújo, yang diboyong dengan status pinjaman satu musim dari Barcelona, masuk menggantikan Jacquet dan tampil lugas menjaga kesucian gawang Alisson Becker.
Meski memberikan sinyal awal yang sangat positif bagi manajer Andoni Iraola, van Dijk menegaskan bahwa chemistry di lini pertahanan tidak bisa terbentuk secara instan hanya melalui sesi latihan.
"Saya pikir Jacquet tampil sangat baik, begitu pula dengan Ronald. Ini adalah awal yang bagus, dan semoga mereka bisa terus berkembang," ujar van Dijk usai laga.
Baca juga: Iraola Ungkap Liverpool Punya PR Besar usai Buang Keunggulan Dua Gol
“Anda membangun hubungan dengan bermain dalam pertandingan. Saya tidak bilang itu satu-satunya cara, tetapi pertandingan sangatlah berbeda dibandingkan latihan.”
Van Dijk juga sempat menyinggung aspek komunikasi di lapangan, di mana bahasa menjadi salah satu faktor penyesuaian awal.
"Bahasa Inggris Jeremy sedikit lebih baik daripada Ronald, tetapi pada akhirnya kita semua adalah pesepak bola berkualitas," tambah bek asal Belanda tersebut.
Baca juga: "Bukan Anak Kecil", Van Dijk Pasang Badan Bela Pola Latihan Liverpool
"Kami bisa melihat dan merasakan situasi di lapangan tentang bagaimana bertahan dalam situasi tertentu. Namun sangat jelas bahwa membentuk koneksi yang kuat membutuhkan waktu. Menurut saya itu hal yang sangat normal, dan semoga kami bisa mewujudkannya secepat mungkin."
Perombakan lini belakang menjadi fokus utama Liverpool di bawah kendali Iraola menjelang bergulirnya kompetisi Premier League musim 2026/2027. Hadirnya Jacquet dan Araújo memberi kedalaman skuat yang sangat dibutuhkan, terlebih setelah kepergian Ibrahima Konate dan Andy Robertson, serta cedera otot yang dialami Joe Gomez dalam pertandingan pramusim pembuka klub.
Dengan berakhirnya rangkaian pramusim, Liverpool kini mengalihkan fokus penuh ke laga perdana Premier League. The Reds dijadwalkan bakal melakoni ujian berat dengan bertandang ke markas Newcastle United di St. James' Park pada akhir pekan mendatang. Kesiapan lini belakang yang dipimpin van Dijk akan langsung diuji oleh gempuran lini serang tuan rumah dalam upaya merebut tiga poin pertama musim ini.