Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
AC Milan mengamankan kemenangan 2-1 atas Torino pekan pembuka Serie A musim 2026/27 di Stadio Olimpico Grande Torino, Senin (24/8).
Dua gol kilat dalam kurun tiga menit di babak kedua dari Alphadjo Cissé dan Adrien Rabiot memastikan tiga poin perdana bagi skuad Rossoneri dalam debut resmi pelatih anyar Ruben Amorim.
Pertandingan sempat berjalan alot tanpa gol pada 45 menit pertama. Milan mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menembus pertahanan disiplin Torino yang dipimpin pelatih Ignazio Abate. Kendali permainan yang dimiliki tim tamu tidak diimbangi dengan keberanian melakukan tusukan tajam di sepertiga akhir lapangan.
Baca juga: AC Milan Resmi Boyong Diego Moreira dari Strasbourg Hingga 2031
Kebuntuan tersebut mendorong Amorim melakukan penyesuaian strategi saat jeda. Keputusan memasukkan Adrien Rabiot dan Luka Modrić terbukti menjadi kunci yang mengubah dinamika permainan. Masuknya dua gelandang berpengalaman ini langsung meningkatkan intensitas dan arus serangan Milan secara signifikan pada babak kedua.
Dampak pergantian pemain tersebut langsung berbuah hasil pada menit ke-64. Cissé memanfaatkan umpan terukur dari Rabiot untuk membobol gawang Torino. Di usianya yang baru 19 tahun, Cissé mencatatkan rekor sebagai pemain muda Italia termuda yang mencetak gol Serie A untuk Milan sejak 2017.
Baca juga: Penalti Nkunku Selamatkan AC Milan dari Kekalahan Lawan Inter
Hanya tiga menit berselang, tepatnya pada menit ke-67, giliran Rabiot yang mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang asal Prancis itu melepaskan tembakan akurat memanfaatkan umpan Samuel Chukwueze untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Keunggulan cepat ini melumpuhkan skema permainan tuan rumah.
Torino mencoba bangkit pada fase akhir laga dan berhasil menipiskan ketertinggalan menjadi 1-2 melalui gol Ché Adams pada menit ke-90+3. Meski babak perpanjangan waktu berlangsung dalam tensi tinggi, barisan belakang Milan mampu meredam gempuran tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan tandang ini menjadi modal berharga bagi proyek baru Amorim di San Siro. Kendati sang manajer mengakui kondisi fisik timnya belum berada di level maksimal akibat singkatnya persiapan pramusim, hasil di Turin memberikan fondasi awal yang solid untuk mengarungi persaingan Serie A musim ini.