Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih Manchester United Michael Carrick menegaskan bahwa ini bukan waktunya untuk panik meskipun menyaksikan timnya menelan kekalahan memalukan 0-2 dari tim promosi Hull City pada Sabtu lalu.
Gol-gol di babak pertama dari Semi Ajayi dan Nobel Mendy memutus asa Manchester United untuk mengawali Premier League musim 2026-27 mereka dengan hasil positif. Hasil ini memberikan kemenangan bersejarah bagi The Tigers dalam laga papan atas perdana mereka setelah absen selama sembilan tahun, sekaligus mencatatkan kemenangan pertama Hull atas Setan Merah di semua kompetisi dalam 52 tahun terakhir.
United tampil lambat sejak peluit awal dibunyikan dan kesulitan menembus blok pertahanan lima bek bentukan Sergej Jakirović. Tuan rumah memecah kebuntuan pada menit ke-17 ketika kiper Senne Lammens gagal menepis sempurna tembakan Oli McBurnie, menyisakan bola liar yang langsung disambar Semi Ajayi dari jarak dekat.
Situasi kian memburuk tujuh menit sebelum jeda ketika organisasi pertahanan United kembali goyah saat mengantisipasi skema bola mati. Umpan silang bebas Regan Slater disambut sundulan tanpa kawalan dari pemain debutan Nobel Mendy.
Baca juga: Carrick Puji Sikap dan Kondisi Rashford di Tengah Spekulasi Transfer
Meskipun memasukkan Marcus Rashford di babak kedua dan mendominasi penguasaan bola, United gagal menciptakan peluang bersih di area penalti lawan.
Berbicara kepada awak media seusai pertandingan, Carrick membantah keras anggapan bahwa timnya bermain tanpa komitmen atau gairah bertanding, sambil menekankan pentingnya menjaga kepala dingin di awal musim.
"Sungguh menggelikan," tegas Carrick saat mempertanyakan komitmen para pemainnya. "Hanya karena kalah, bukan berarti kami tidak peduli.”
"Dua gol mereka tercipta dari situasi bola mati. Selain itu, kami juga memiliki peluang. Menurut saya, ini bukan soal semangat atau hal semacamnya; saya rasa momen-momen itulah yang menjadi penentu jalannya pertandingan."
Sang manajer mengakui bahwa ruang ganti merasa sangat terpukul, namun ia memperingatkan agar satu kekalahan tidak merusak fokus jangka panjang klub.
"Saya berbicara kepada Anda dengan cukup tenang, tetapi sebenarnya batin saya tidak sedang tenang ataupun menikmati hari ini; jadi, ada perbedaan besar di situ," ujarnya. "Saya sudah lama bermain [untuk United]. Anda tidak mungkin bisa bermain di sini dalam waktu lama tanpa menjalani hari demi hari—menghadapi hasil pertandingan serta pasang surut situasi—sembari tetap melangkah seperti biasa.
Baca juga: Man United dan Brighton Kian Dekat Capai Kesepakatan Transfer Carlos Baleba
"Situasinya sama sekali bukan seperti itu, percayalah. Namun, hal itu tidak berarti kita harus berteriak-teriak atau membuat kekacauan karenanya. Di dalam hati, kami merasa terpukul dan sadar harus berbenah. Akan tetapi, sikap tenang itu jelas bukan berarti tidak ada emosi yang terlibat."
Kapten tim Bruno Fernandes turut menyuarakan kekecewaannya terkait kelengahan lini belakang, terutama dalam mengantisipasi bola mati dan kurangnya intensitas pressing pada awal laga.
Dengan pertandingan kandang melawan tim promosi lainnya, Ipswich Town, yang sudah menanti di Old Trafford, Carrick memikul tugas untuk segera membenahi ketajaman taktis timnya sebelum jeda internasional.