Arteta Tegaskan Mimpi Juara Arsenal Tetap Hidup usai Bekuk Fulham
Harapan Arsenal untuk mengakhiri puasa gelar Premier League selama 22 tahun tetap membara setelah pasukan Mikel Arteta menghancurkan Fulham dengan skor telak 3-0 di Emirates Stadium pada Sabtu malam. Kemenangan ini membawa The Gunners unggul enam poin di puncak klasemen, memberikan tekanan balik kepada Manchester City dalam perburuan gelar juara musim 2025-26 yang kian memanas.
Mikel Arteta, yang sempat melihat timnya goyah setelah kekalahan dari City di bulan Maret, memuji mentalitas anak asuhnya yang mampu bangkit di momen krusial.
Kembalinya Saka dan Ketajaman Gyökeres
Setelah absen sejak Maret karena cedera achilles, Bukayo Saka menandai kembalinya ke starting line-up dengan performa yang memukau. Baru berjalan sembilan menit, sang kapten mengobrak-abrik pertahanan sisi kiri Fulham sebelum mengirimkan umpan manja yang diselesaikan dengan sontekan jarak dekat oleh Viktor Gyökeres.
Baca juga: Atletico dan Arsenal Imbang 1-1 Lewat Dua Penalti
Gol tersebut merupakan gol ke-20 penyerang asal Swedia itu di musim debutnya bersama Arsenal. Lima menit sebelum turun minum, giliran Gyökeres yang menjadi pelayan. Ia melepaskan umpan cerdik kepada Saka yang kemudian melepaskan tendangan melengkung kaki kiri khasnya ke tiang dekat.
Pesta babak pertama ditutup pada masa injury time ketika Leandro Trossard mengirimkan umpan silang akurat yang disambut sundulan tajam Gyökeres untuk mencetak gol keduanya malam itu.
"Kemenangan ini mengatakan kepada kami dan ruang ganti kami bahwa mimpi itu tetap hidup," ujar Arteta.
"Apa yang telah dilakukan orang-orang ini, bukan hanya sekarang tetapi sepanjang musim, untuk memenangkan begitu banyak pertandingan dalam keadaan seperti itu, dengan keterbatasan jumlah pemain di beberapa waktu, sungguh luar biasa."
Perjudian Arteta Berbuah Manis
Arteta melakukan rotasi berisiko dengan memberikan debut starter di lini tengah kepada talenta muda berusia 19 tahun, Myles Lewis-Skelly, sambil mengistirahatkan Martín Zubimendi.
Namun, Lewis-Skelly tampil sangat tenang, membuat aliran bola Arsenal jauh lebih lancar dibandingkan beberapa pekan terakhir.
Dominasi total Arsenal terlihat dari statistik expected goals (xG) mereka yang mencapai 2.39 hanya di babak pertama, salah satu yang tertinggi di liga musim ini. Di sisi lain, Fulham asuhan Marco Silva seolah tak diberi ruang bernapas dan hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit.
Menuju Garis Finis
Meski kini unggul enam poin, Arsenal tetap harus waspada karena Manchester City masih memiliki dua tabungan pertandingan. Namun, kemenangan ini setidaknya memberikan modal moral yang sangat besar sebelum mereka menjamu Atletico Madrid di semifinal Liga Champions pada Selasa nanti.
Baca juga: VAR Batalkan Penalti untuk Arsenal, Arteta: Sangat Tidak Bisa Diterima
"Gunakan momentum, energi, dan keyakinan itu untuk hari Selasa (melawan Atletico)," katanya. "Kita pasti akan membutuhkannya.
“Ketika saya melihat suasana di ruang ganti, saya pikir itu mengarah ke arah yang benar."
Dengan hanya tiga pertandingan liga tersisa melawan West Ham, Burnley, dan Crystal Palace, takdir kini berada di tangan Arsenal sendiri. Jika mereka mampu menjaga konsistensi ini, trofi Premier League yang telah lama dinanti mungkin akan segera kembali ke London Utara.
"Ketika Anda merasakan koneksi dengan mereka (para penggemar), kami jauh, jauh lebih baik," katanya. "Dan saya tahu bahwa itu harus datang dari kami.
"Itu tentu datang dari kami hari ini, tetapi kami perlu melakukannya dengan cara apa pun, bahkan ketika tim mungkin tidak memberikannya alasan yang tepat."