Dalam sebuah momen yang jarang terjadi dalam sejarah rivalitas panjang mereka, Pep Guardiola secara terbuka melontarkan ucapan terima kasih kepada Jose Mourinho. Hal ini terjadi setelah kemenangan 2-0 Manchester City atas Galatasaray di Etihad Stadium memastikan langkah The Citizens langsung ke babak 16 besar Liga Champions, berkat bantuan tidak langsung dari tim asuhan Mourinho, Benfica.

City berhasil menyegel peringkat ke-8 klasemen akhir fase liga, posisi terakhir yang memberikan tiket lolos otomatis tanpa melalui babak play-off. Pencapaian ini sangat bergantung pada hasil pertandingan lain di Lisbon, di mana Benfica asuhan Mourinho secara dramatis menumbangkan Real Madrid dengan skor 4-2.

Drama Kiper dan Strategi Gila Mourinho

Keberhasilan City mengungguli poin Real Madrid di klasemen ditentukan oleh gol menit-menit akhir Benfica. Dalam konferensi pers pasca-laga, Guardiola mengaku bahwa para pemain City sempat tegang dan bingung saat memantau laga tersebut melalui layar di ruang ganti.

Baca juga: Benfica Menang Dramatis 4-2 Lawan Real Madrid Lewat Gol Kiper di Menit Akhir

Kejutan terjadi ketika kiper Benfica, Anatoliy Trubin, maju membantu serangan di masa injury time. Strategi berisiko tinggi ini membuahkan hasil lewat gol penentu yang memastikan Real Madrid menelan kekalahan dan tertahan di peringkat ke-9.

Usai laga, ketika ditanya apakah ia akan mengirimkan pesan terima kasih kepada Mourinho, manajer City Guardiola menjawab: “Tentu saja.”

“Kami semua ada di sana. Kami tidak tahu bahwa Benfica membutuhkan satu gol untuk lolos.”

“Kami berkata kepada kiper, ‘kenapa kau maju? Tetap di gawang karena Madrid bisa menyamakan kedudukan!’ Setelah itu, kami tersingkir.”

“Tapi itu strategi yang bagus untuk Jose, kan? Untuk mencetak gol keempat.”

City Amankan Tiga Poin

Meskipun City meraih target utama mereka, Guardiola tidak sepenuhnya puas dengan performa timnya di lapangan. Gol dari Erling Haaland dan Rayan Cherki memang mengamankan tiga poin, namun City dinilai tampil kurang menggigit di babak kedua.

“Ada banyak hal yang perlu diperbaiki, tetapi kami sangat senang bisa finis di delapan besar, mengingat betapa (sulitnya) Liga Champions saat ini,” jelas Guardiola.

Baca juga: Haaland Buka Puasa Gol, Man City Lolos ke 16 Besar usai Kalahkan Galatasaray

“Ketika saya memulai karier 16 atau 17 tahun yang lalu, Liga Champions adalah kompetisi yang berbeda dari sekarang. Setiap tim benar-benar, benar-benar, benar-benar, benar-benar, benar-benar tangguh.”

Dengan finis di posisi ke-8, City kini bisa bernafas lega. Mereka terhindar dari dua laga tambahan di babak play-off pada bulan Februari, sebuah keuntungan besar mengingat jadwal Premier League yang sangat padat.

“Kami sangat senang tidak harus bermain di babak gugur. Semoga kami bisa tiba di bulan Maret dalam kondisi terbaik,” tutupnya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!