Benfica Menang Dramatis 4-2 Lawan Real Madrid Lewat Gol Kiper di Menit Akhir
Malam yang seharusnya menjadi perayaan bagi Kylian Mbappe berubah menjadi mimpi buruk bagi Real Madrid. Sang raja Eropa dipaksa bertekuk lutut dengan skor telak 4-2 oleh Benfica di Estádio da Luz pada laga terakhir fase liga Liga Champions. Hasil ini tidak hanya mengejutkan, tetapi juga melempar Los Blancos ke peringkat sembilan klasemen, memaksa mereka melewati babak playoff yang berisiko.
Pertandingan ini akan dikenang bukan hanya karena kekalahan sang juara bertahan, tetapi juga karena drama di menit-menit akhir yang melibatkan kartu merah hingga gol langka dari seorang penjaga gawang.
Mbappe Cetak Rekor, Madrid Tetap Goyah
Laga dimulai dengan tensi tinggi. Real Madrid sebenarnya sempat memegang kendali saat Kylian Mbappe membuka keunggulan pada menit ke-30. Lewat tandukan tajam memanfaatkan umpan terukur Raul Asencio, Mbappe mencetak gol ke-13 nya di fase liga musim ini, memecahkan rekor Cristiano Ronaldo untuk gol terbanyak dalam satu fase grup/liga.
Baca juga: Reuni Emosional Mourinho dan Arbeloa di Da Luz
Namun, keunggulan itu hanya bertahan sekejap. Enam menit berselang, Benfica membalas lewat serangan balik kilat yang diselesaikan dengan sempurna oleh sundulan Andreas Schjelderup.
Petaka bagi Madrid berlanjut di masa injury time babak pertama ketika Aurelien Tchouameni melanggar Nicolas Otamendi di kotak terlarang. Vangelis Pavlidis yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Thibaut Courtois, membalikkan keadaan menjadi 2-1 saat turun minum.
Mourinho Bungkam Sang Mantan
Memasuki babak kedua, Benfica asuhan Jose Mourinho tampil semakin percaya diri. Schjelderup mencetak gol keduanya malam itu pada menit ke-54, memperlebar jarak menjadi 3-1.
Madrid sempat memberikan nafas harapan lewat gol kedua Mbappe empat menit kemudian hasil assist Arda Guler, namun sisa pertandingan justru menjadi panggung bagi kekacauan.
Frustrasi mulai merayap ke skuad asuhan Alvaro Arbeloa. Puncaknya, Los Blancos harus bermain dengan 9 orang setelah Asencio dan Rodrygo diusir dari lapangan.
Laga ditutup dengan momen paling absurd musim ini. Di menit ke-98, dalam situasi sepak pojok terakhir, kiper Benfica Anatoliy Trubin naik membantu serangan.
Baca juga: Real Madrid Jadi Klub dengan Pendapatan Tertinggi di 2026
Secara luar biasa, Trubin berhasil menanduk bola masuk ke gawang Courtois, mengunci kemenangan 4-2 dan memastikan Benfica lolos ke babak playoff dengan cara yang tak terlupakan.
Konsekuensi Berat bagi Los Blancos
Kekalahan telak ini menjadi pil pahit bagi Real Madrid. Akibat kegagalan mencuri poin di Portugal, Madrid terlempar dari zona delapan besar otomatis dan harus berjuang melalui babak play-off yang melelahkan.
Di sisi lain, kemenangan ini merupakan keajaiban bagi Benfica. Skuad asuhan Mourinho berhasil merangkak naik dan mengamankan slot terakhir di babak play-off, sekaligus memberikan pesan kuat bahwa mereka masih merupakan ancaman serius di kancah Eropa.