Dalam malam yang penuh tensi di Etihad Stadium, Manchester City berhasil memastikan satu tempat otomatis di babak 16 besar Liga Champions musim 2025-26. Skuad asuhan Pep Guardiola sukses memetik kemenangan krusial 2-0 atas tamunya, Galatasaray, lewat performa yang matang meski sempat diwarnai kekhawatiran cedera.

Sorotan utama tertuju pada Erling Haaland, yang akhirnya memutus tren negatif tanpa gol dalam lima pertandingan terakhir. Namun, kemenangan ini harus dibayar mahal dengan ditariknya Jeremy Doku lebih awal akibat cedera, sebuah tumbal yang bisa jadi memusingkan strategi Guardiola di pekan-pekan mendatang.

Dominasi Awal dan Kembalinya Mesin Gol

Manchester City langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan. Tidak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk memecah kebuntuan. Pada menit ke-11, Doku mengirimkan umpan terobosan sempurna yang disambut oleh Haaland yang mencungkil bola melewati Ugurcan Cakir. Gol tersebut tidak hanya membawa City unggul, tapi juga melepaskan beban berat yang menyelimuti sang striker dalam beberapa pekan terakhir.

Baca juga: Instruksi Tegas Pep Guardiola: Lupakan Klasemen, Fokus Taklukkan Galatasaray

Dominasi City berlanjut, dan pada menit ke-29, keunggulan mereka bertambah. Doku, yang tampil eksplosif di sisi sayap, berhasil melewati penjagaan bek lawan sebelum mengirimkan umpan tarik yang diselesaikan dengan tenang oleh Rayan Cherki. Pemain muda asal Prancis tersebut menunjukkan ketenangan luar biasa untuk mengubah skor menjadi 2-0 sebelum turun minum.

Perlawanan Gigih dari Raksasa Turki

Memasuki babak kedua, Galatasaray mencoba keluar dari tekanan. Juara Turki ini tampil lebih berani dan beberapa kali merepotkan barisan pertahanan City melalui kecepatan Victor Osimhen. 

Striker Nigeria tersebut hampir saja memperkecil ketertinggalan, namun Gianluigi Donnarumma tampil gemilang di bawah mistar gawang City, termasuk melakukan penyelamatan spektakuler untuk menepis tendangan salto di masa injury time.

Baca juga: Skuad Manchester City Ganti Rugi Tiket Fans Usai Dibantai Bodo/Glimt

Lini belakang City yang dikomandoi Nathan Ake dan bek muda berbakat Abdoukodir Khusanov tetap solid hingga laga usai. Meski Phil Foden dan Haaland sempat mendapatkan peluang emas untuk menambah pundi-pundi gol, skor tetap bertahan di angka 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

Keuntungan di Fase Gugur

Kemenangan ini, ditambah dengan kekalahan mengejutkan Real Madrid dari Benfica, menempatkan Manchester City di posisi ke-8 klasemen akhir fase liga. 

Hasil ini sangat krusial karena City berhak langsung melaju ke babak 16 besar tanpa harus melewati babak play-off yang melelahkan pada bulan Februari nanti.

"Saya suka (format Liga Champions yang baru)," kata Guardiola. "Saya tidak suka karena jumlah pertandingannya lebih banyak, tetapi saya menyukainya, setiap pertandingan seperti final."

Kini, fokus City akan beralih ke ruang medis untuk memantau kondisi Jeremy Doku. Kehilangan pemain sayap yang tengah berada dalam performa puncak tentu akan menjadi ujian bagi kedalaman skuad City dalam mempertahankan gelar domestik dan Eropa.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!