Voli Satriano Bawa Getafe Bungkam Real Madrid di Bernabeu
Santiago Bernabéu kejatuhan raksasa Spanyol, Real Madrid, yang dipaksa bertekuk lutut 0-1 oleh Getafe dalam laga pekan ke-26 La Liga 2025-26. Hasil ini tidak hanya menghentikan dominasi kandang Los Blancos, tetapi juga memberikan pukulan telak bagi ambisi mereka mengejar gelar juara.
Kekalahan ini membuat pasukan asuhan Alvaro Arbeloa terpaku di posisi kedua, tertinggal empat poin di belakang pemuncak klasemen, Barcelona. Bagi Getafe, ini adalah kemenangan bersejarah yang mengangkat mereka ke posisi ke-11 sekaligus menjauhkan diri dari zona degradasi.
Voli Satriano Bungkam Bernabeu
Meskipun mendominasi penguasaan bola hingga 77%, Real Madrid tampak tumpul tanpa kehadiran Kylian Mbappé dan Jude Bellingham yang masih menepi akibat cedera.
Sebaliknya, Getafe bermain dengan disiplin pertahanan yang luar biasa, menunggu saat yang tepat untuk menerkam.
Baca juga: Hasil Undian 16 Besar Liga Champions Sajikan Duel Klasik
Momen penentu terjadi pada menit ke-39. Berawal dari skema serangan balik, Mauro Arambarri dengan cerdik mengirimkan bola pantul ke arah Martín Satriano.
Pemain asal Uruguay tersebut melepaskan tembakan voli keras dari luar kotak penalti yang menghujam sudut atas gawang Thibaut Courtois. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang berjalan penuh tensi ini.
Frustrasi Menit Akhir dan Kartu Merah
Memasuki babak kedua, Madrid mengurung pertahanan Getafe habis-habisan. Sundulan Antonio Rüdiger hanya melebar. Sementara kiper David Soria tampil sebagai pahlawan dengan melakukan tujuh penyelamatan.
Arbeloa untuk memasukkan Dani Carvajal, Dean Huijsen, dan Rodrygo, tetapi perubahan tersebut tidak banyak berpengaruh.
Tuan rumah terus menekan tetapi kesulitan menembus pertahanan lima pemain Getafe yang rapat. Rodrygo melepaskan tembakan yang sedikit melenceng dari bola rebound, namun tim tamu tetap bertahan dengan kokoh.
Frustrasi tuan rumah memuncak di masa injury time. Pemain muda Franco Mastantuono, yang masuk sebagai pemain pengganti, harus menerima kartu merah langsung dari wasit Alejandro Muñíz Ruiz setelah melakukan protes keras secara berlebihan.
Baca juga: Real Madrid Singkirkan Benfica, Tchouameni: Kemenangan Melawan Rasisme
Insiden ini merangkum malam kelam bagi tim ibu kota yang kehilangan ketenangan mereka.
Sementara pemain tim tamu, Adrian Liso, juga menerima kartu kuning kedua karena membuang-buang waktu.
Madrid Semakin Tertinggal
Kekalahan beruntun, setelah sebelumnya takluk dari Osasuna, menandakan adanya krisis identitas di lini serang Real Madrid saat pilar utama mereka absen. Arbeloa kini menghadapi tekanan besar untuk segera membenahi mentalitas tim sebelum jarak dengan Barcelona semakin tak terkejar.
Bagi Getafe, pujian setinggi langit layak diberikan kepada David Soria dan lini belakang mereka yang tampil tanpa cela. Mereka membuktikan bahwa statistik penguasaan bola tidak berarti apa-apa jika tidak dibarengi dengan efektivitas di depan gawang.