Pemain Real Madrid Aurélien Tchouameni menegaskan bahwa kemenangan 2-1 atas Benfica di leg kedua babak playoff Liga Champions bukan sekadar kemenangan di atas lapangan semata, melainkan kemenangan bagi siapa pun yang berdiri melawan rasisme.

Laga leg kedua ini memang diselimuti atmosfer emosional menyusul insiden pelecehan rasial yang menimpa Vinícius Júnior pada pertemuan pertama di Lisbon pekan lalu.

Kemenangan Melawan Rasisme

Real Madrid harus berjuang ekstra keras untuk membalikkan keadaan setelah tertinggal gol cepat dari Rafa Silva. 

Tchouameni sendiri menjadi aktor penting dengan mencetak gol penyeimbang hanya dua menit setelah gawang Madrid bobol, sebelum akhirnya Vinícius Júnior mengunci kemenangan di menit-menit akhir.

Baca juga: Bungkam Benfica 2-1, Vinícius Segel Tiket Real Madrid ke 16 Besar

Dukungan untuk Vinicius ditunjukkan oleh para penggemar tuan rumah dengan menampilkan spanduk melawan rasisme di tribun sebelum pertandingan dimulai.

Seperti yang diketahui, Vinicius Jr menuduh dirinya dilecehkan secara rasial oleh pemain Benfica, Gianluca Prestianni, di leg pertama, di mana penyerang Real Madrid itu mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.

Prestianni yang membantah telah melakukan pelecehan rasial terhadap pemain Brasil itu, kemudian dijatuhi hukuman larangan bermain satu pertandingan, yang berarti ia absen pada leg kedua.

"Saya pikir ada hal-hal yang lebih penting daripada pertandingan ini, daripada sepak bola," kata Tchouameni.

"Vinicius tetap percaya diri dan tetap fokus pada apa yang perlu dia lakukan.”

"Saya pikir mereka membuat keputusan yang tepat dengan tidak membiarkan anak itu [Prestianni] bermain di pertandingan ini.”

“Ini adalah kemenangan bagi semua orang yang menentang rasisme.”

Pernyataan ini merujuk pada dukungan penuh yang diberikan seluruh skuad Los Blancos kepada Vinícius, yang sepanjang laga mendapatkan pengawalan ketat namun tetap mampu menjadi pembeda.

Baca juga: Arbeloa dan Courtois Desak UEFA Tindak Tegas Pelaku Rasisme

Vini Tenang Hadapi Tekanan

Rekan setim Vinicius lainnya, Trent Alexander-Arnold, mengatakan tidak ada yang berbeda pada bintang asal Brasil sebelum pertandingan tersebut, di mana ia tetap tenang dan rileks.

"Dia tidak perlu mencetak gol untuk mengirim pesan atau menunjukkan mentalitasnya," kata mantan pemain Liverpool itu.

"Dia tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun karena dia telah berulang kali menunjukkan betapa bagusnya dia.”

"Dia tampil maksimal ketika kami sangat membutuhkannya. Dia tahu kualitasnya dan apa yang dia berikan kepada tim."

Real Madrid kini menanti calon lawan mereka di babak 16 besar, di mana raksasa seperti Manchester City atau Sporting CP sudah menunggu dalam undian yang akan digelar hari Jumat ini.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!