Pelatih Real Madrid, José Mourinho, memberikan penghormatan emosional kepada Lionel Messi usai kapten Argentina tersebut mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola internasional. Juru taktik asal Portugal itu menegaskan bahwa panggung internasional akan sangat merindukan kehadiran sang megabintang, sembari melontarkan gurauan khasnya terkait kompetisi Major League Soccer (MLS).  

Berbicara menjelang laga La Liga, Mourinho memberikan sanjungan tinggi kepada pemain yang selama bertahun-tahun menjadi rival terbesarnya di panggung El Clásico. Mourinho menegaskan bahwa kualitas yang ditunjukkan Messi di usia 39 tahun pada Piala Dunia lalu membuktikan betapa istimewanya kapasitas sang pemain.  

“Membicarakan Messi itu rumit. Tidak banyak lagi yang bisa dikatakan; tidak ada kata-kata yang mampu menggambarkan kualitasnya sebagai pemain. Bahkan sekarang, menjelang Piala Dunia saat usianya menginjak 38 atau 39 tahun, ia telah memperlihatkan kepada kita apa yang mampu ia lakukan,” kata Mourinho soal Messi.

Pengorbanan Menonton MLS

Dengan keputusan Messi gantung sepatu dari La Albiceleste, satu-satunya panggung yang tersisa untuk menyaksikan aksi penyerang berusia 39 tahun tersebut adalah bersama Inter Miami di MLS. 

Baca juga: Akhir Sebuah Era: Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina

Mourinho dengan nada bercanda mengaku terpaksa harus mulai menyaksikan laga-laga di liga sepak bola Amerika Serikat tersebut, sesuatu yang diakuinya kurang ia nikmati, demi tidak melewatkan sisa-sisa keajaiban sang maestro.  

Terkadang ada pemain yang akan kita rindukan,” tamba Mourinho. 

“Kita harus menonton beberapa pertandingan MLS, sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu saya nikmati, demi memanfaatkan tahun-tahun atau musim-musim terakhir ini untuk melihat aksinya, karena dia adalah salah satu pemain yang selalu dirindukan. Bagi generasi kita, dalam dua dekade terakhir, kita semua tahu betapa berartinya sosok dia.”

Respek Mendalam dari Sang Mantan Rival

Apresiasi Mourinho membawa makna mendalam mengingat sejarah panjang persaingan kedua figur di atas lapangan. 

Baca juga: Seluruh Pertandingan Liga Argentina Beri Penghormatan untuk Lionel Messi

Di puncak persaingan sepak bola Spanyol, Mourinho harus merancang strategi khusus demi meredam pergerakan Messi yang kerap menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan timnya.  

Meskipun rivalitas tersebut berlangsung dengan tensi tinggi, Mourinho kini tak ragu memberikan penghormatan setinggi-tingginya. 

Pensiunnya Messi dari tim nasional Argentina setelah mencatatkan rekor 207 penampilan dan 125 gol menandai akhir dari era bersejarah, di mana salah satu rival taktis terbesarnya pun kini siap meluangkan waktu untuk menikmati babak penutup karier sang legenda.  

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!