Barcelona 1-0 Celta Vigo: Yamal Alami Cedera usai Amankan Tiga Poin
Barcelona semakin dekat dengan gelar juara La Liga ke-29 mereka setelah memetik kemenangan tipis namun krusial 1-0 atas Celta Vigo pada Kamis (23/4) dini hari WIB. Di hadapan publik Camp Nou yang bergemuruh, satu-satunya gol dari titik putih sudah cukup untuk mengembalikan keunggulan sembilan poin Blaugrana di puncak klasemen atas Real Madrid.
Namun, kemenangan pada jornada ke-33 ini harus dibayar mahal dengan tumbangnya sang pahlawan kemenangan, Lamine Yamal, serta bek sayap João Cancelo yang menambah panjang daftar cedera di skuad Hansi Flick.
Gol Memakan Korban
Pertandingan dimulai dengan tempo yang sangat tinggi. Hanya sembilan detik setelah sepak mula, Lamine Yamal hampir membawa Barca unggul andai tembakannya tidak menyamping tipis.
Celta Vigo, yang datang dengan semangat juang tinggi, merespons lewat peluang Pablo Durán yang memaksa Joan García melakukan penyelamatan gemilang di menit pertama.
Baca juga: Flick Ungkap Niat Perpanjang Kontrak, Barcelona Akan Jadi Klub Terakhirnya
Bencana pertama bagi tuan rumah datang di menit ke-20 ketika João Cancelo terpaksa ditarik keluar lebih awal karena cedera. Meski kehilangan pilar di lini belakang, Barcelona terus menekan hingga akhirnya momen yang dinanti tiba di menit ke-40. Lamine Yamal dijatuhkan oleh Yoel Lago di dalam kotak penalti setelah sebuah akselerasi mematikan.
Yamal sendiri yang maju sebagai eksekutor, melepaskan tembakan ke pojok bawah gawang yang gagal dihalau Ionuț Radu. Sayangnya, kegembiraan publik Catalan langsung berubah menjadi kecemasan saat Yamal terlihat memegangi pahanya sesaat setelah mencetak gol dan terpaksa ditarik keluar sebelum jeda.
Var Membatalkan Pesta Torres
Di babak kedua, intensitas serangan Barcelona sedikit menurun pasca keluarnya Yamal. Kendati demikian, Ferran Torres sempat menggetarkan jala gawang Celta melalui tendangan voli indah menyambut umpan silang Pedri. Namun, setelah tinjauan VAR yang cukup lama, gol tersebut dianulir karena offside.
Celta Vigo asuhan Claudio Giráldez terus mencoba menekan di sisa waktu pertandingan, terutama melalui pergerakan lincah Hugo Álvarez. Beruntung bagi Barca, lini belakang yang digalang Pau Cubarsí dan Gerard Martín tampil disiplin untuk menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Misi Mengunci Gelar
Dengan kemenangan ini, Barcelona kini mengoleksi 82 poin dari 33 pertandingan. Dengan enam laga tersisa, pasukan Hansi Flick hanya membutuhkan sekitar 10 poin lagi untuk secara matematis mengunci gelar juara La Liga musim 2025-26.
Baca juga: Inter Tantang Barcelona Terkait Rumor Bastoni
Fokus kini beralih pada kondisi medis Lamine Yamal. Mengingat kontribusi besarnya musim ini dengan 16 gol di liga serta 11 asis, kehilangan sang wonderkid di sisa musim tentu akan menjadi pukulan telak bagi Barcelona dalam upaya mereka merengkuh trofi.
"Kami hanya berharap cedera Yamal tidak serius," kata Pedri kepada Movistar Plus.
"Kami masih belum tahu dan saya rasa kami perlu menunggu hasil tes medis besok, tetapi saya optimis karena dia masih muda dan seharusnya segera pulih.
"Ini adalah kemenangan yang sangat penting karena kami perlu mempertahankan keunggulan sembilan poin di puncak klasemen. Kami berhasil mengalahkan lawan yang sangat tangguh dan itu sangat penting."