Flick Ungkap Niat Perpanjang Kontrak, Barcelona Akan Jadi Klub Terakhirnya
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan pernyataan emosional mengenai masa depannya di Spotify Camp Nou. Menjelang laga krusial melawan Celta Vigo, pria berusia 61 tahun tersebut mengonfirmasi niatnya untuk memperbarui kontrak bersama Blaugrana dan menegaskan bahwa Barcelona akan menjadi klub terakhir dalam karier kepelatihannya.
Sejak tiba pada musim panas 2024, Flick telah membawa transformasi besar bagi Barcelona, termasuk meraih treble domestik di musim debutnya. Meski baru saja mengalami kekecewaan setelah disingkirkan Atlético Madrid di perempat final Liga Champions pekan lalu, komitmen Flick terhadap proyek jangka panjang klub tetap tidak tergoyahkan.
Barcelona Jadi Klub Terakhir
Flick menegaskan bahwa dirinya telah menemukan rumah yang sempurna di Barcelona. Sejak kedatangannya, ia berhasil mengubah gaya bermain tim menjadi lebih intens, vertikal, dan kompetitif, yang membuahkan hasil positif baik di kompetisi domestik maupun kontinental.
Baca juga: Inter Tantang Barcelona Terkait Rumor Bastoni
"Ini rencana saya [untuk memperbarui kontrak], tentu saja," kata Flick dalam konferensi pers menjelang pertandingan LaLiga melawan Celta Vigo di Spotify Camp Nou pada hari Rabu.
"Saya juga telah mengatakan, dan ini 100% jujur, ini adalah langkah terakhir dalam karier saya. Bagi saya, saat ini rasanya sangat menyenangkan."
Saat ini, Flick masih terikat kontrak hingga Juni 2027, namun laporan internal menyebutkan sudah ada kesepakatan verbal untuk memperpanjang masa bakti hingga 2028, dengan opsi tambahan berdasarkan pencapaian gelar.
Misi Membawa Pulang "Si Kuping Besar"
Motivasi terbesar Flick untuk bertahan adalah rasa penasaran untuk membawa Barcelona kembali merajai Eropa. Barcelona belum lagi mengangkat trofi Liga Champions sejak tahun 2015, dan Flick sangat bertekad untuk mengakhiri puasa gelar kontinental tersebut.
“Bagi saya, ini adalah mimpi besar [untuk memenangkan Liga Champions di sini]," tambah Flick, yang memenangkan kompetisi tersebut sebagai pelatih Bayern Munich pada tahun 2020.
"Ada dua hal yang saya inginkan dalam hidup. Pertama, kami memenangkan Liga Champions. Kami memiliki tim yang bagus untuk beberapa tahun ke depan, tetapi kami harus membuat keputusan yang tepat di bursa transfer -- keputusan itu harus sempurna.
Impian kedua Flick adalah memimpin tim saat renovasi total Spotify Camp Nou selesai sepenuhnya. Ia ingin merasakan atmosfer stadion baru yang ikonik tersebut sebagai nahkoda Blaugrana.
Baca juga: Meledak Setelah Barcelona Disingkirkan Atletico, Raphinha: Ini Perampokan
"Yang kedua adalah saya ingin menjadi pelatih di stadion ini [Camp Nou] ketika sudah sepenuhnya selesai. Saya tidak tahu kapan itu akan terjadi. Anda tidak pernah tahu apakah [saya akan berada di sini]. Ini tentang performa, kemenangan,” ujarnya.
Fokus Mengunci Gelar La Liga
Meski ambisi Eropa harus tertunda, Barcelona berada di jalur yang sangat kuat untuk mempertahankan mahkota La Liga. Dengan keunggulan sembilan poin atas Real Madrid dan hanya tujuh laga tersisa, Flick meminta anak asuhnya untuk tetap fokus.
Kabar komitmen jangka panjang Flick ini menjadi berita gembira bagi publik Catalan yang melihat sang pelatih Jerman sebagai sosok yang berhasil mengembalikan identitas menyerang dan disiplin tinggi ke dalam DNA klub.