Inter Milan resmi menjadi tim pertama yang mengamankan tiket semifinal Coppa Italia 2025/2026 setelah menundukkan Torino dengan skor 2-1 pada Kamis dini hari WIB. Laga perempat final ini menyajikan atmosfer unik karena digelar di tempat netral, U-Power Stadium, Monza, menyusul penutupan San Siro untuk persiapan pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026.

Meskipun harus bermain di luar kota Milan, armada asuhan Cristian Chivu tetap menunjukkan mentalitas juara. Kemenangan ini juga menjadi catatan manis bagi regenerasi skuad Nerazzurri yang mulai memberikan panggung bagi para pemain mudanya.

Debut Manis Kamate dan Gol Bonny

Dominasi Inter sudah terasa sejak awal laga. Setelah tendangan jarak jauh Carlos Augusto menghantam mistar gawang pada menit ke-20, kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-35. 

Momen ini menjadi sangat spesial bagi Issiaka Kamate. Pemain muda yang menjalani debutnya bersama tim senior itu mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kanan yang disambut dengan sundulan tajam oleh Ange-Yoan Bonny.

Baca juga: Bungkam Cremonese 2-1, Inter Milan Kokoh di Puncak

Gol tersebut membawa Inter memimpin 1-0 hingga turun minum. Efektivitas serangan balik dan penguasaan lini tengah yang dipimpin Davide Frattesi membuat Torino kesulitan mengembangkan permainan di paruh pertama.

Gol Cepat Andy Diouf dan Perlawanan Il Toro

Memasuki babak kedua, Inter langsung tancap gas. Hanya tiga menit setelah sepak mula, keunggulan mereka bertambah menjadi 2-0. Berawal dari pergerakan cepat Marcus Thuram di sayap kanan, pemain asal Prancis itu melepaskan umpan tarik mendatar yang diselesaikan dengan dingin oleh Andy Diouf.

Namun, Torino enggan menyerah begitu saja. Tim asuhan Marco Baroni mulai menekan dan berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-57. 

Umpan silang dari Pedersen yang sempat berubah arah berhasil disambar oleh Sandro Kulenovic melalui sundulan yang tak mampu dijangkau kiper Josep Martinez. Skor berubah menjadi 2-1 dan membuat tensi pertandingan meningkat tajam.

Torino sebenarnya sempat mencetak gol penyeimbang pada menit ke-74 melalui Matteo Prati. Namun, kegembiraan para pendukung Il Toro sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena posisi Prati yang sudah terjebak offside.

Baca juga: Torino 0-2 Roma: Balas Dendam Sempurna di Turin dan Debut Impian Malen

Menanti Lawan di Semifinal

Hingga peluit panjang dibunyikan, Inter berhasil mempertahankan keunggulan mereka. Pasca laga, Cristian Chivu memberikan pujian khusus kepada para pemain muda seperti Kamate dan Matteo Cocchi yang tampil solid di laga krusial ini. Strategi rotasi yang diterapkan terbukti ampuh menjaga energi tim di tengah jadwal yang padat.

Dengan hasil ini, Inter Milan kini tinggal menunggu pemenang antara Napoli dan Como untuk menentukan lawan mereka di babak semifinal. Ambisi untuk mempertahankan kejayaan domestik tetap menyala di dada setiap pemain Nerazzurri.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!