Bungkam Cremonese 2-1, Inter Milan Kokoh di Puncak
Inter Milan terus menunjukkan dominasi mereka di puncak klasemen Serie A 2025/26 setelah meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas tuan rumah Cremonese di Stadio Giovanni Zini, Senin dini hari WIB (2/2/2026). Dua gol di babak pertama menjadi pembeda dalam laga yang sempat diwarnai insiden dari tribun penonton tersebut.
Kemenangan ini membawa skuad asuhan Cristian Chivu mengoleksi 55 poin dari 23 pertandingan, sekaligus memperlebar jarak menjadi delapan angka dari rival sekota, AC Milan, di posisi kedua, yang baru akan bermain malam nanti.
Dominasi Babak Pertama
Inter langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Menghadapi barisan pertahanan Cremonese yang digalang kiper timnas Indonesia, Emil Audero, Nerazzurri hanya butuh 16 menit untuk memecah kebuntuan.
Baca juga: Chivu Akui Inter Beda Level dengan Arsenal Usai Tumbang di San Siro
Berawal dari sepak pojok akurat Federico Dimarco, Lautaro Martinez memenangi duel udara dan melepaskan sundulan tajam yang tak mampu dihalau Audero.
Cremonese sempat mencoba merespons melalui skema serangan balik cepat. Penyerang gaek Jamie Vardy hampir saja menyamakan kedudukan, namun kesigapan Yann Sommer di bawah mistar gawang Inter berhasil menggagalkan peluang emas tersebut.
Keunggulan Inter bertambah pada menit ke-31. Kali ini giliran Piotr Zielinski yang mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang asal Polandia tersebut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Insiden Flare dan Pertahanan Karang
Babak kedua diawali dengan momen yang kurang menyenangkan. Pertandingan sempat terhenti sejenak setelah sebuah flare yang dilemparkan dari tribun penonton jatuh di dekat kiper tuan rumah, Emil Audero.
Meski sempat terjatuh, Audero beruntung tidak mengalami cedera serius dan laga dapat dilanjutkan setelah situasi kondusif.
Baca juga: Sejarah di San Siro: Dua Gol Jesus Bawa Arsenal Bungkam Inter Milan 3-1
Inter tampak sedikit menurunkan tempo di sisa babak kedua, lebih fokus pada penguasaan bola dan menjaga kedalaman.
Bek veteran Alessandro Bastoni tampil sangat disiplin dalam mematahkan upaya serangan udara Cremonese yang mengandalkan keunggulan fisik Milan Djuric. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 untuk keunggulan tim tamu tetap tidak berubah.
Inter Milan menunjukkan mentalitas juara dalam laga ini. Meski bermain di hadapan pendukung lawan yang militan, mereka tetap tenang dan klinis dalam memanfaatkan peluang. Performa lini tengah yang dimotori Zielinski dan Petar Sucic memberikan keseimbangan yang sulit ditembus oleh Cremonese yang kini harus tertahan di peringkat ke-15.
Bagi Cremonese, kekalahan ini memperpanjang tren negatif mereka, gagal meraih kemenangan dalam sembilan laga, yang membuat mereka turun ke posisi ke-15 dengan 23 poin.