Drama Transfer Berakhir, Fenerbahçe Resmi Amankan N'Golo Kanté
Salah satu saga transfer paling mendebarkan dalam sejarah sepak bola Turki akhirnya mencapai titik temu. Fenerbahçe secara resmi mengumumkan perekrutan gelandang legendaris Prancis, N'Golo Kanté, dari klub Arab Saudi, Al Ittihad, pada Rabu (4/2/2026).
Pemain berusia 34 tahun itu telah menandatangani kontrak berdurasi dua setengah tahun yang akan mengikatnya di Şükrü Saracoğlu Stadium hingga 30 Juni 2028. Kedatangan Kanté menandai kembalinya sang juara dunia ke kancah sepak bola Eropa setelah dua setengah musim merumput di Timur Tengah.
Drama di Balik Layar
Proses kepindahan ini hampir saja gagal total. Pada penutupan bursa transfer Januari lalu, kesepakatan sempat dikabarkan kolaps akibat kendala administrasi pada sistem Transfer Matching System (TMS) FIFA.
Kabar ini sempat memicu kemarahan publik Istanbul dan laporan bahwa Kanté melakukan aksi mogok untuk memaksakan kepindahannya.
Baca juga: Play-Off Europa League: Forest Jumpa Fenerbahce, Celtic Tantang Stuttgart
Namun, kegigihan manajemen Fenerbahçe membuahkan hasil. Melalui negosiasi intensif, Al Ittihad akhirnya setuju untuk memutus kontrak sisa Kanté secara konsensual, memungkinkan FIFA memberikan otorisasi khusus untuk meresmikan transfer ini di luar kerangka waktu TMS yang sempat bermasalah.
"Karena kesalahan pengisian informasi TMS (Transfer Matching System) yang relevan oleh klub lawan, prosedur tersebut tidak dapat diselesaikan dalam periode pendaftaran transfer, karena alasan di luar kendali klub kami," kata Fenerbahce, menambahkan bahwa mereka telah memperhatikan setiap detail dengan cermat.
"Permohonan perpanjangan waktu telah diajukan, diskusi yang diperlukan telah dilakukan oleh klub kami dengan FIFA, dan semua langkah telah diambil untuk menyelesaikan proses tersebut," tambah Fenerbahce. "Meskipun demikian, selama proses yang sedang berlangsung, klub lawan gagal menyelesaikan prosedur tanpa memberikan penjelasan apa pun kepada kami."
En-Nesyri ke Al Ittihad
Kepindahan Kanté merupakan bagian dari kesepakatan dua arah yang strategis. Sebagai bagian dari negosiasi ini, penyerang Fenerbahçe, Youssef En-Nesyri, dipastikan hengkang ke arah berlawanan untuk bergabung dengan Al Ittihad, menjadi pengganti Karim Benzema yang pindah ke Al Hilal.
Langkah yang rumit ini menjadi solusi bagi kedua klub untuk memenuhi ambisi teknis sekaligus menyeimbangkan pembukuan finansial mereka.
Baca juga: Benzema Resmi Pindah ke Al-Hilal dari Al-Ittihad
Bagi Al Ittihad, En-Nesyri menjadi tambahan amunisi di lini serang, sementara bagi Fenerbahçe, Kanté adalah sosok jenderal lapangan tengah yang mereka dambakan untuk memutus dominasi rival di liga domestik.
Kembalinya Sang Dinamo
Meski sempat absen dari radar Eropa, Kanté membuktikan dirinya belum habis. Musim lalu, ia berperan vital dalam membawa Al Ittihad menjuarai Saudi Pro League dan King's Cup dengan catatan 35 penampilan di semua kompetisi.
Bagi pendukung The Yellow Canaries, kehadiran eks bintang Chelsea dan Leicester City ini diharapkan menjadi kepingan terakhir dalam misi meraih gelar Süper Lig musim 2025/2026.