Bintang Real Madrid, Vinicius Jr, mengirimkan pesan kuat kepada dunia menjelang laga persahabatan krusial melawan Prancis. Berbicara dari kamp latihan Brasil di Orlando pada Rabu (25/3), penyerang sayap berusia 25 tahun itu menyatakan bahwa dirinya kini merasa "lebih bahagia dan percaya diri dari sebelumnya." Ia bertekad untuk mereplikasi kesuksesan bergelimang trofi yang ia nikmati di level klub ke dalam seragam kuning ikonik tim nasional Brasil.

Pernyataan ini muncul di saat persiapan Seleção menuju Piala Dunia 2026 mulai memasuki fase intensif. Bagi Vinicius, ini adalah momen pembuktian setelah melewati periode yang penuh tantangan di level klub.

Bangkit dari Badai Bernabeu

Musim 2025/26 tidak selalu berjalan mulus bagi sang pemain. Di awal musim, Vinicius sempat mengalami paceklik gol dalam 16 pertandingan berturut-turut, sebuah catatan yang membuatnya sempat mendapatkan cemoohan dari sebagian pendukung di Santiago Bernabeu. Namun, ketangguhan mentalnya terbukti menjadi kunci.

Baca juga: Carlo Ancelotti Janjikan Sepak Bola Menghibur dan Waspadai Krisis Bek Sayap Brasil

"Saya merasa lebih tenang, saya lebih bahagia, dan ketika saya bahagia, semua orang di sekitar saya juga merasa lebih bahagia dan percaya diri," ujar Vinicius. 

"Harapan saya adalah semua hal yang saya lakukan untuk Real Madrid bisa saya lakukan juga di sini bersama tim nasional Brasil. Itu adalah tujuan terbesar saya."

Hingga Maret ini, Vinicius telah menemukan kembali ketajamannya dengan mengoleksi 17 gol dan 13 asis dalam 43 penampilan untuk Real Madrid. Catatan ini kontras dengan statistik internasionalnya, di mana ia baru mencetak 8 gol dalam 45 penampilan untuk juara dunia lima kali tersebut.

Bukan Favorit, Tapi Siap Bertarung

Menariknya, Vinicius menunjukkan sikap rendah hati saat ditanya mengenai status Brasil di Piala Dunia mendatang. Ia secara terbuka mengakui bahwa berdasarkan hasil kualifikasi di mana Brasil hanya finis di posisi kelima zona CONMEBOL, mereka bukanlah favorit utama.

"Kami bukan favorit jika melihat hasil-hasil yang kami petik di kualifikasi," akunya secara jujur. 

"Namun, beban seragam ini dan kualitas pemain yang kami miliki tidak bisa diabaikan. Kami hanya butuh sinkronisasi. Kami tidak ingin menjadi favorit; kami ingin tiba di Piala Dunia dengan tenang, sabar, dan fokus pada rencana permainan kami."

Ia juga memberikan pujian kepada pengaruh Carlo Ancelotti di kursi kepelatihan Brasil. Kedatangan Ancelotti disebutnya telah memberikan wajah baru bagi tim, membuat para pemain merasa lebih rileks dan memahami peran mereka di lapangan dengan lebih baik.

Baca juga: Rodrygo Absen Hingga Akhir Musim dan Piala Dunia 2026

Fokus pada Gelar, Bukan Rekor Pribadi

Dengan ambisi membawa pulang bintang keenam, Vinicius menegaskan bahwa kepentingan tim berada di atas segalanya. 

"Saya tidak ingin menjadi pencetak gol terbanyak; saya ingin melakukan tugas saya dan menjadi juara," tegasnya. 

Laga uji coba melawan Prancis pada Jumat (27/3) din hari WIB malam di Stadion Gillette akan menjadi tolok ukur penting. Dengan absennya Neymar, seluruh mata rakyat Brasil akan tertuju pada Vinicius Jr untuk melihat apakah kegembiraan yang ia rasakan bisa bertransformasi menjadi dominasi di atas lapangan hijau.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!