Ungkap Strategi Inggris, Rogers Serukan Putus Pasokan Bola Untuk Haaland
Gelandang tim nasional Inggris, Morgan Rogers, menegaskan bahwa memutus jalur pasokan bola ke Erling Haaland adalah satu-satunya kunci bagi Tiga Singa untuk menjaga impian juara Piala Dunia 2026 mereka tetap hidup.
Menjelang laga berat babak perempat final melawan Norwegia di Miami pada hari Minggu nanti, Rogers mengakui kehebatan sang striker yang disebutnya sulit untuk dihentikan, namun ia percaya pendekatan kolektif di lini tengah akan menjadi pembeda.
Mengakui Keganasan Sang Monster Gol
Haaland tengah berada dalam performa yang menakutkan sepanjang turnamen di Amerika Utara ini dengan berburu status top skor lewat torehan tujuh gol dari empat pertandingan. Termasuk dua golnya yang menyingkirkan Brasil di babak sebelumnya.
Menghadapi ancaman nyata dari mesin gol Manchester City tersebut, Rogers menilai bahwa fokus pertahanan Inggris tidak boleh hanya tertuju pada pengawalan fisik di dalam kotak penalti, melainkan harus dimulai dengan meredam para pelayan di lini kedua Norwegia.
Sambil bercanda dalam sesi konferensi pers, pilar Aston Villa berusia 23 tahun tersebut mengakui besarnya skala tantangan yang harus dihadapi lini belakang Inggris di Stadion Miami nanti.
"Mereka memiliki salah satu striker terbaik di dunia dan ketika dia berada di lapangan, apa pun bisa terjadi," kata Rogers.
Baca juga: Badai Cedera Inggris: James Diragukan Tampil, Rice dan Guéhi Latihan Terpisah
"Anda tidak akan pernah terkejut jika Erling mencetak dua gol dan mereka memenangkan pertandingan. Dia telah melakukannya berkali-kali sepanjang kariernya. Dia terus melakukannya."
Ditanya bagaimana Inggris bisa menghentikan Haaland, Rogers melanjutkan, "Apakah ada yang pernah menghentikan Erling Haaland? Saya tidak yakin, tetapi kita harus mencoba. Saya pikir dia adalah pemain yang luar biasa, hal-hal yang dia lakukan, angka-angka yang dia hasilkan, Anda hanya kagum betapa hebatnya dia dan levelnya.
"Tetapi juga, bukan hanya dia. Mereka juga memiliki pemain bagus lainnya yang sering kita hadapi di Premier League yang perlu kita waspadai.
"Mereka adalah tim yang sangat bagus. Saya pikir itulah kekuatan super terbesar mereka, bahwa sebagai sebuah tim, sebagai sebuah unit, mereka sangat kuat."
Putuskan Suplai Bola
Namun, Rogers segera menambahkan bahwa kehebatan seorang penyelesai peluang ulung seperti Haaland sangat bergantung pada kualitas servis yang ia terima dari lini tengah, salah satunya dari sang jenderal lapangan tengah sekaligus kapten Arsenal, Martin Ødegaard.
"Kami bermain bagus dalam pertandingan melawan City, tetapi setiap pertandingan berbeda dan dia bisa langsung menunjukkan performa terbaiknya dalam sekejap mata," ungkap Rogers.
Baca juga: Skuad Norwegia Jatuh Sakit Jelang Laga Hidup Mati Kontra Inggris
"Kita harus sangat fokus, sangat waspada terhadap pergerakannya dan posisinya di dalam kotak penalti. Dia bisa sangat mematikan.
"Saya tahu kami bermain bagus melawan Villa dan Ezri (Konsa) adalah bek hebat untuk menghadapinya, tetapi dibutuhkan upaya seluruh tim untuk menghentikan pemain seperti itu, menghentikan jalur umpannya, dan kita harus melihat apa yang mereka lakukan sebagai tim, bagaimana mereka menciptakan peluang, dan mencoba untuk menetralisirnya sebaik mungkin.
"Ini akan sulit karena tidak banyak orang yang mampu melakukannya."
Suntikan Moral dari Kembalinya Henderson
Meski menyadari bahwa laga Sabtu nanti akan menjadi pertandingan terbesar dalam karier sebagian besar penggawa muda Inggris, atmosfer di dalam kamp latihan Tiga Singa dilaporkan sangat positif.
Baca juga: Minim Canda, Maksimal Fokus: Ødegaard Tegaskan Norwegia Siap Kejutkan Inggris
Hal ini tidak lepas dari kembalinya sosok gelandang senior, Jordan Henderson, yang sudah kembali berlatih bersama skuad pasca-operasi cedera lengan yang didapatnya saat merayakan kemenangan atas Meksiko di babak 16 besar.
Kehadiran Henderson dinilai Rogers membawa dampak psikologis yang luar biasa besar bagi kesiapan mentalitas tim menjelang laga hidup mati ini.
"Itu menunjukkan persis seperti apa dia sebagai pribadi," ucap Rogers. "Melihatnya pagi ini, tersenyum, dan masih seceria biasanya, tidak peduli apa yang terjadi padanya dalam 48 jam terakhir atau apa pun, sangat menyenangkan bagi kami. Dia seperti jantung dari grup ini."
Inggris diprediksi akan menerapkan skema pressing ketat sejak di lini tengah untuk mempersempit ruang gerak kreatif para pemain Norwegia. Pemenang dari laga krusial di Miami ini akan otomatis memesan tempat di babak semifinal, membawa mereka satu langkah lebih dekat menuju trofi emas Piala Dunia 2026.