Mesir Cetak Sejarah di Dallas, Singkirkan Australia Lewat Drama Penalti
Tim nasional Mesir berhasil mengukir sejarah baru di Piala Dunia 2026. Lewat drama adu penalti yang menegangkan, The Pharaohs menyingkirkan Australia dengan skor 4-2 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Stadion Dallas. Kemenangan ini mengantarkan Mesir lolos ke babak 16 besar sekaligus menjadi kemenangan fase gugur pertama mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia.
Pasukan Hossam Hassan tampil lebih tenang dalam babak tos-tosan setelah kapten Australia, Harry Souttar, dan Lucas Herrington gagal mengeksekusi penalti. Sebaliknya, empat eksekutor Mesir menjalankan tugasnya dengan sempurna, termasuk panenka sang bintang, Mohamed Salah, dan tembakan terakhir Hossam Abdelmaguid. Dengan hasil ini, Mesir akan terbang ke Atlanta untuk menantang pemenang laga antara Argentina vs Tanjung Verde, sementara Socceroos harus pulang dengan penyesalan mendalam setelah kembali gagal melewati rintangan pertama di fase gugur.
Saling Balas Gol di Waktu Normal
Pertandingan sejatinya berjalan sengit sejak menit awal. Australia hampir unggul lebih dulu andai sepakan jarak jauh Cristian Volpato tidak membentur mistar gawang. Justru Mesir yang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-13. Memanfaatkan bola liar hasil situasi bola mati, Karim Hafez melepaskan umpan silang akurat yang langsung disambar oleh sundulan Emam Ashour ke tiang jauh.
Baca juga: Mesir Gilas Selandia Baru 3-1, Rebut Puncak Klasemen Grup G
Tertinggal satu gol, Australia mencoba bangkit dengan mengandalkan fisik dan kecepatan sektor sayap. Upaya skuad asuhan Tony Popovic baru membuahkan hasil sepuluh menit memasuki babak kedua. Berawal dari eksekusi tendangan bebas terukur Aiden O'Neill, bek Mesir Mohamed Hany salah mengantisipasi bola dan justru menyundulnya ke gawang sendiri. Skor berubah menjadi 1-1.
Drama Menuju Adu Penalti
Mesir sejatinya memiliki beberapa peluang emas untuk menyudahi laga di waktu normal. Namun, performa gemilang kiper muda Australia, Patrick Beach, berhasil mementahkan sundulan Ramy Rabia dan tembakan Haissem Hassan. Memasuki babak perpanjangan waktu, kedua tim tampak bermain lebih hati-hati karena faktor kelelahan.
Baca juga: Paraguay dan Australia Berbagi Poin Setelah Duel Sengit Tanpa Gol
Mendekati menit ke-118, Tony Popovic melakukan perjudian taktis dengan memasukkan kiper veteran sekaligus kapten tim, Mathew Ryan, khusus untuk menghadapi babak adu penalti. Namun, strategi tersebut gagal meruntuhkan mental para pemain Mesir.
Mohamed Salah yang maju sebagai salah satu eksekutor dengan dingin melakukan tendangan Panenka yang mengecoh Mat Ryan, sebelum akhirnya Hossam Abdelmaguid memastikan kemenangan bersejarah bagi Mesir. Skuad The Pharaohs kini resmi melanjutkan dongeng indah mereka di tanah Amerika Utara.