Hapus Kutukan 88 Tahun: Swiss Bungkam Aljazair 2-0 dan Lolos ke 16 Besar

Hapus Kutukan 88 Tahun: Swiss Bungkam Aljazair 2-0 dan Lolos ke 16 Besar
3/07/2026 - 18:18 WIB
17

Swiss sukses melenggang ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0 di BC Place, Vancouver. Gol cepat dari Breel Embolo di babak pertama dan sepakan akurat Dan Ndoye saat paruh kedua baru berjalan semenit, menyudahi perlawanan sengit wakil Afrika Utara tersebut sekaligus mengakhiri dahaga sejarah yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Bagi skuad Rossocrociati, kemenangan ini bukan sekadar tiket kelolosan biasa. Meski kerap menembus fase gugur di beberapa edisi terakhir, ini merupakan kemenangan pertama Swiss dalam pertandingan fase gugur Piala Dunia di waktu normal sejak tahun 1938. Penantian panjang selama hampir sembilan dekade itu akhirnya tuntas lewat performa taktis yang sangat matang dan disiplin.

Aksi Manzambi dan Gol Pembuka Embolo

Pertandingan ini sarat akan bumbu taktis karena Aljazair kini ditukangi oleh Vladimir Petković, mantan pelatih yang lama menangani Swiss. Pada sepuluh menit pertama, armada Desert Foxes asuhan Petković sempat mengambil inisiatif serangan. Namun, taktik kompak yang diterapkan Murat Yakin terbukti menjadi jebakan mematikan lewat skema serangan balik cepat.

Baca juga: Petkovic Tegaskan Kedekatannya dengan Swiss Bukan Keuntungan Bagi Aljazair

Spesifikasi serangan balik tersebut berbuah manis pada menit ke-10. Bintang muda berusia 20 tahun, Johan Manzambi, menerima bola di tengah lapangan lalu melakukan aksi solo ekstrim menyisir sisi sayap kiri. Setelah berhasil menembus kotak penalti, ia melepaskan umpan tarik mendatar yang langsung disambar dengan dingin oleh Breel Embolo. Skor 1-0 memicu gemuruh dari ribuan pendukung Swiss yang hadir di stadion.

Unggul satu gol membuat Swiss nyaman mendikte permainan. Duet lini tengah Granit Xhaka dan Remo Freuler bekerja luar biasa menutup ruang gerak lawan, memaksa Aljazair hanya memutar bola di area tengah tanpa arah yang jelas. Aljazair hampir tidak memberikan ancaman berarti di babak pertama, kecuali tendangan spekulasi penyerang muda Ibrahim Maza yang masih melebar.

Ndoye Mengunci Kemenangan

Harapan Aljazair untuk bangkit selepas turun minum langsung buyar dalam waktu kurang dari enam puluh detik setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-46, serangan yang diterapkan Swiss memaksa bek Aljazair, Rafik Belghali, melakukan sapuan bola yang panik dan tidak sempurna.

Bola liar jatuh tepat di hadapan Dan Ndoye di tepi kotak penalti. Dengan sekali kontrol, sang winger melepaskan sepakan mendatar yang menghujam deras ke pojok bawah gawang tanpa bisa dijangkau oleh kiper Luca Zidane. Gol cepat ini meruntuhkan mental bertanding Aljazair dan membuat tugas mereka menjadi kian berat.

Baca juga: Swiss 2-1 Kanada: Gol Vargas dan Manzambi Amankan Status Juara Grup B

Kapten Aljazair, Riyad Mahrez, sempat mendapat peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan, namun sepakannya berhasil diblok dengan berani oleh Nico Elvedi. Swiss bahkan nyaris menambah jarak ketika Fabian Rieder yang masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir, yang entah bagaimana gagal menyarangkan bola ke gawang kosong pada menit ke-81 setelah menerima umpan silang dari Denis Zakaria.

Menatap Babak Selanjutnya

Bagi Aljazair, kekalahan ini menghentikan dongeng indah mereka dalam debut kembalinya ke Piala Dunia sejak 2014, setelah sebelumnya lolos dramatis dari fase grup pasca-laga sengit kontra Austria yang berakhir 3-3.

Di sisi lain, Swiss kini mengukir sejarah baru dengan memenangkan tiga laga berturut-turut dalam satu edisi Piala Dunia untuk pertama kalinya. Mereka akan tetap berada di Vancouver untuk mempersiapkan diri menghadapi laga berat di babak 16 besar pada Rabu, 8 Juli mendatang, melawan pemenang dari duel antara Kolombia dan Ghana.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!

Related News

0 Komentar
Lihat Komentar Lainnya
Ads
Loading...
Tunggu Sebentar...