Inter Menang Comeback 4-3 atas Como, Scudetto Makin Dekat
Inter Milan menunjukkan mentalitas calon kuat juara Serie A musim 2025-26 setelah bangkit dari ambang kekalahan untuk menaklukkan Como 4-3 dalam drama tujuh gol yang luar biasa di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Senin dini hari WIB.
Kemenangan ini terasa sangat manis bagi Nerazzurri. Di saat rival terdekat mereka, Napoli dan Milan, gagal meraih poin penuh, Inter justru berhasil memperlebar jarak menjadi sembilan poin di puncak klasemen dengan hanya enam pertandingan tersisa.
Mimpi Buruk di Babak Pertama
Bermain di kandang lawan tanpa kapten Lautaro Martinez yang cedera, Inter tampak kewalahan menghadapi agresivitas pasukan Cesc Fabregas. Como tampil tanpa rasa takut dan berhasil mengejutkan tim tamu lewat gol Alex Valle pada menit ke-36.
Baca juga: Scudetto di Depan Mata usai Inter Gilas Roma 5-2
Tekanan tuan rumah tidak berhenti di situ. Tepat di menit ke-45, talenta muda berbakat Nico Paz menggandakan keunggulan Como melalui sepakan melengkung indah yang gagal dijangkau Yann Sommer. Sinigaglia pun bergemuruh, membayangkan kemenangan bersejarah atas sang pemuncak klasemen.
Momentum Berbalik di Injury Time
Titik balik pertandingan terjadi pada masa injury time babak pertama (45+1'). Lewat kerja sama apik, Nicolo Barella mengirimkan umpan silang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Marcus Thuram. Gol ini menjadi suntikan energi yang sangat krusial bagi Inter sebelum masuk ke ruang ganti.
Hanya empat menit setelah babak kedua dimulai, Thuram kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan kesalahan koordinasi antara kiper Jean Butez dan bek Marc-Oliver Kempf, penyerang asal Prancis itu menceploskan bola untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Dominasi Dumfries dan Drama Menit Akhir
Inter yang sudah menemukan ritme permainannya berbalik unggul pada menit ke-58. Kali ini giliran bek sayap Denzel Dumfries yang pamer ketajaman. Ia menyambut umpan tendangan bebas presisi dari Hakan Calhanoglu dengan sundulan bertenaga yang merobek jala gawang Como.
Dumfries seolah tak terbendung malam ini. Pada menit ke-72, ia mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan umpan sundulan Manuel Akanji untuk membuat skor menjadi 4-2 bagi keunggulan Inter.
Baca juga: Chivu Ungkap Rahasia Inter Permalukan AS Roma
Como tidak menyerah begitu saja. Di menit ke-89, mereka mendapatkan hadiah penalti setelah pelanggaran lunak Ange-Yoan Bonny terhadap Nico Paz.
Lucas Da Cunha yang maju sebagai algojo sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3. Di menit-menit akhir, Alberto Moreno hampir saja memaksakan hasil imbang jika tendangan kerasnya tidak membentur mistar gawang.
Satu Tangan di Trofi Scudetto
Pelatih Cristian Chivu memuji ketenangan anak asuhnya dalam menghadapi tekanan. Dengan sisa jadwal yang ada, Inter kini memegang kendali penuh atas nasib mereka sendiri.
Inter saat ini memiliki 75 poin dari 32 pertandingan, unggul sembilan poin dari Napoli dan 12 poin dari rival sekota AC Milan. Jika tren positif ini berlanjut, pesta juara di Milan tampaknya tinggal menunggu waktu. Sementara itu, Como turun ke posisi kelima dengan 58 poin, selisih dua poin dari Juventus di zona Liga Champions.