Brace Martinez Kunci Kemenangan Krusial 2-0 Inter di Kandang Pisa
Kapten Inter Milan, Lautaro Martínez, membungkam kritik yang belakangan tertuju padanya dengan brace yang menentukan di babak kedua, mengantar Nerazzurri meraih kemenangan tandang vital 2-0 atas tim promosi Pisa di Arena Garibaldi – Stadio Romeo Anconetani.
Kemenangan ini, yang terjadi pada Giornata ke-13 Serie A musim 2025-26, menjadi pemutus rantai hasil buruk Inter dan membuat mereka kembali meramaikan persaingan Scudetto.
Di bawah pelatih Cristian Chivu yang posisinya mulai dipertanyakan setelah 1-0 di Derby melawan AC Milan dan kekalahan 2-1 di Liga Champions dari Atlético Madrid, Inter datang ke Tuscany dengan tuntutan besar untuk meraih tiga poin.
Tembok Pisa Akhirnya Runtuh
Babak pertama berjalan ketat, menunjukkan ketangguhan Pisa di bawah asuhan Alberto Gilardino. Tuan rumah, yang berjuang menjauhi zona degradasi, tampil terorganisir dengan formasi 3-5-2 yang disiplin. Bek veteran Raúl Albiol memimpin pertahanan Pisa dengan baik, membuat duo penyerang Inter, dipimpin oleh Lautaro dan Marcus Thuram, kesulitan menemukan celah. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga jeda.
Namun, Inter meningkatkan intensitas serangan mereka setelah turun minum, menunjukkan keinginan kuat untuk mengakhiri kebuntuan.
Baca juga: Atletico Menang 2-1, Gol Menit Akhir Giménez Hentikan Rekor Sempurna Inter
Dua Gol Pembeda Martinez
Titik balik yang sangat dinantikan akhirnya datang pada menit ke-69. Momen ini diawali oleh masuknya pemain muda berbakat, Francesco Pio Esposito, yang memberikan assist terukur dari sisi kiri. Martínez, yang dikenal sebagai predator kotak penalti, melepaskan tendangan kaki kiri melengkung yang bersarang di bawah mistar gawang Pisa, tak terjangkau kiper Simone Scuffet.
Gol pembuka tersebut membuat Pisa harus mengubah strategi dan bermain lebih terbuka. Ruang inilah yang dimanfaatkan Inter untuk menggandakan keunggulan di menit ke-83. Gelandang tak kenal lelah, Nicolò Barella, melakukan penetrasi ke tepi kotak penalti dan melepaskan umpan silang mendatar yang cerdik. Bola tersebut sekali lagi disambar dengan dingin oleh Martínez untuk memastikan skor akhir 2-0.
Brace ini tidak hanya mengamankan kemenangan Inter tetapi juga menempatkan Martínez sebagai pemimpin daftar top skor sementara Serie A dan, secara signifikan, melampaui legenda Sandro Mazzola untuk mengklaim posisi keempat dalam daftar pencetak gol sepanjang masa Inter.
Baca juga: Chivu Sesalkan Kekalahan Inter di Menit Akhir Lawan Atletico
Inter Dekati Puncak
Kemenangan 2-0 ini memberikan dorongan moral yang besar bagi Inter Milan. Chivu kini bisa sedikit bernapas lega karena timnya telah membuktikan mampu mengatasi tekanan dan meraih hasil penting di laga tandang.
Kemenangan ini membawa Inter Milan mengumpulkan 27 poin dari 13 pertandingan, menempatkan mereka sementara di posisi ketiga klasemen Serie A, hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen (AC Milan dan Napoli, keduanya 28 poin) menjelang pertandingan akhir pekan lainnya.
Laga berikutnya, Inter akan menghadapi Venezia dalam pertandingan Babak 16 Besar Coppa Italia.