Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, tidak menahan diri dalam memberikan penilaian tajam setelah timnya secara mengejutkan tumbang 1-2 di markas tim juru kunci, Wolverhampton Wanderers, pada Rabu (4/3) dini hari WIB. Pemain asal Belanda itu melabeli performa The Reds sebagai penampilan yang jauh dari standar klub papan atas.

Kekalahan di Molineux Stadium ini menjadi tamparan keras bagi ambisi Liverpool untuk mengamankan posisi lima besar guna lolos ke Liga Champions musim depan. Meski sempat menyamakan kedudukan lewat Mohamed Salah, gol Andre di masa injury time memastikan tim tamu pulang dengan tangan hampa.

"Salah Kami Sendiri"

Van Dijk tampak sangat frustrasi dengan cara timnya mengalirkan bola. Baginya, kegagalan ini bukan karena kehebatan lawan semata, melainkan karena kelemahan internal yang gagal mereka atasi sepanjang laga.

Baca juga: Wolves Menang 2-1 atas Liverpool Lewat Gol Andre di Menit Akhir

“Saya rasa ini semua karena kesalahan kita sendiri. Permainan kita lambat, mudah ditebak, ceroboh dalam penguasaan bola, dan pengambilan keputusan yang salah,” katanya kepada TNT Sports.

Sang kapten juga menyoroti bagaimana Liverpool gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola yang mencapai 65%. 

"Kami tidak kebobolan peluang, tetapi jika Anda bermain seperti itu, maka hasil seperti ini bisa menjadi akibatnya, dan itu adalah fakta. Ini mengecewakan,” tambahnya.

Titik Terendah Musim yang Fluktuatif

Kekalahan dari penghuni dasar klasemen ini mencatatkan rekor buruk bagi Liverpool. Mereka kini menjadi juara bertahan pertama sejak Chelsea (2017) yang kalah dari tim peringkat ke-20 di Premier League

Lebih mengkhawatirkan lagi, Liverpool kini telah kebobolan 14 gol di 15 menit terakhir pertandingan musim ini, jumlah terbanyak dibanding tim mana pun di liga.

Legenda klub, Steven Gerrard, yang bertugas sebagai pundit malam itu, sepakat dengan penilaian sang kapten. 

Ia bahkan menyebut penampilan tersebut sebagai performa yang buruk dan tampak putus asa, serta mengkritik Van Dijk yang dianggapnya bisa lebih kuat saat berduel dengan Tolu Arokodare dalam proses terjadinya gol pertama Wolves.

"Selama 65 menit malam ini, Liverpool tampak putus asa dan bermain sangat buruk. Mereka tidak menciptakan cukup peluang, mereka tidak bermain dengan kecepatan atau tempo yang tepat,” katanya.

"Kamu harus bangkit dan menjadi lebih kuat. Kurasa dia akan kecewa saat menontonnya kembali. Dia berharap [Ibrahima] Konate bisa menyelamatkannya."

Baca juga: Arne Slot Kritik Dominasi Bola Mati di Premier League

Peluang Balas Dendam

Arne Slot dan pasukannya tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan ini. Ironisnya, takdir mempertemukan mereka kembali dengan lawan yang sama di stadion yang sama pada hari Sabtu (7/3) dini hari WIB mendatang dalam laga putaran kelima FA Cup.

Van Dijk menegaskan bahwa reaksi cepat adalah harga mati. “Kita harus cepat bangkit karena kita akan kembali ke sini dalam beberapa hari lagi dan kita ingin tampil baik di Piala FA,” pungkasnya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!