Trossard Jadi Pahlawan, Arsenal Bungkam West Ham untuk Jaga Asa Juara
Pengejaran tanpa henti Arsenal terhadap trofi Premier League berlanjut malam ini setelah gol telat Leandro Trossard memastikan kemenangan tipis 1-0 atas West Ham United pada Minggu (11/5). Dalam laga yang menguji kesabaran taktik dan diakhiri dengan drama VAR yang menegangkan, skuad asuhan Mikel Arteta menunjukkan mentalitas juara untuk membawa pulang tiga poin ke London Utara.
Kemenangan ini membuat The Gunners tetap kokoh di puncak klasemen, menjaga keunggulan lima poin atas Manchester City, yang menyimpan satu laga, dengan hanya dua pertandingan tersisa di musim 2025-26 yang mendebarkan ini.
Dominasi Awal dan Kebuntuan
Arsenal memulai laga dengan intensitas tinggi layaknya tim yang sudah mencium aroma gelar juara. Dalam dua puluh menit pertama, mereka sudah mencatatkan sembilan tembakan, mengurung The Hammers di area pertahanan mereka sendiri.
Riccardo Calafiori, yang terus menebar ancaman dari sisi kiri, nyaris memecah kebuntuan lebih awal, namun tendangan kerasnya menyamping tipis di sisi gawang.
Baca juga: Arteta Sanjung Pemain dan Fans Usai Arsenal Segel Tiket Final Liga Champions
Kiper West Ham, Mads Hermansen, menjadi pemain paling sibuk di Stratford sepanjang babak pertama. Ia melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis sundulan Trossard pada menit ke-9.
Keberuntungan belum berpihak pada pemain asal Belgia itu ketika beberapa saat kemudian tembakannya membentur tiang gawang. Arsenal sempat mendapat pukulan di menit ke-28 saat Ben White terpaksa ditarik keluar karena cedera dan digantikan oleh Martín Zubimendi.
Penyelamatan Krusial Raya
Seiring berjalannya laga, West Ham mulai tampil percaya diri dengan mengandalkan kecepatan Crysencio Summerville melalui serangan balik. Tuan rumah nyaris mengejutkan pemuncak klasemen sesaat sebelum laga berjalan satu jam ketika Valentín Castellanos menyambut umpan silang dengan sundulan, namun David Raya melakukan penyelamatan akrobatik yang luar biasa.
Momen krusial pertandingan terjadi di menit ke-79. Gelandang West Ham, Mateus Fernandes, berhasil lolos dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper setelah kerja sama satu-dua yang apik. Di saat seisi stadion menahan napas, Raya tetap tenang dan melakukan hadangan krusial yang menjaga harapan gelar juara Arsenal tetap hidup.
Gol Trossard dan Drama VAR Memecah Kebuntuan
Kebuntuan akhirnya pecah tujuh menit sebelum waktu normal berakhir. Martin Ødegaard, yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, menunjukkan ketenangan khasnya di dalam kotak penalti yang padat. Sang kapten menunggu celah yang tepat sebelum melepaskan umpan tarik ke jalur Leandro Trossard, yang dengan tenang menyarangkan bola ke pojok bawah gawang.
Baca juga: Arsenal Siap Guncang Final Liga Champions, Trossard: Segalanya Bisa Terjadi
Tribun penonton tim tamu bergemuruh, namun drama belum berakhir di situ.
Memasuki lima menit tambahan waktu, London Stadium sempat meledak ketika Callum Wilson menyontek bola masuk ke gawang menyusul situasi sepak pojok Jarrod Bowen.
West Ham mengira mereka telah menyamakan kedudukan secara dramatis, namun wasit Chris Kavanagh dipanggil untuk meninjau monitor. Setelah peninjauan yang menegangkan, gol tersebut dianulir karena adanya pelanggaran terhadap David Raya oleh Pablo dalam proses terjadinya gol.
Peluit panjang yang berbunyi sesaat kemudian mengonfirmasi kemenangan vital bagi Arsenal. Bagi West Ham, ini adalah performa penuh kerja keras yang berakhir tanpa poin, namun bagi Arsenal, ini adalah jenis kemenangan yang menjadi fondasi sebuah gelar juara.
Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!