Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Liverpool akan menghadapi tantangan besar saat menjamu Arsenal dalam pertandingan pekan kesembilan Premier League 2026-27 di Anfield, Minggu, 1 November 2026. Duel ini dijadwalkan berlangsung pukul 23:30 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Liverpool untuk memangkas jarak dengan penghuni papan atas. Namun, Arsenal datang dengan status juara bertahan dan modal performa liga yang lebih konsisten. The Gunners berada di peringkat kedua dengan 21 poin, sedangkan Liverpool menempati posisi keempat dengan 15 poin setelah delapan pertandingan.
Liverpool mulai menunjukkan perkembangan positif di bawah asuhan Andoni Iraola setelah sempat mengalami periode sulit pada awal musim. The Reds mengalahkan Brighton 2-0 dalam pertandingan liga terakhir mereka, sebelum melanjutkan momentum dengan menyingkirkan Chelsea melalui adu penalti di Carabao Cup setelah bermain imbang 1-1 pada waktu normal.
Kemenangan atas Chelsea menjadi tambahan kepercayaan diri bagi Liverpool menjelang kedatangan Arsenal. Iraola juga mendapatkan kabar positif setelah Florian Wirtz kembali tampil dalam pertandingan tersebut usai sempat mengalami masalah kebugaran.
Wirtz berpeluang kembali menjadi penghubung utama antara lini tengah dan serangan Liverpool. Pemain asal Jerman itu telah mencatatkan tiga kontribusi gol dalam empat pertandingan terakhirnya.
Baca juga: Carabao Cup: Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti
Bradley Barcola juga sedang berada dalam performa menjanjikan dengan lima kontribusi gol dalam empat penampilan terakhir, sementara Alexander Isak mencetak enam gol dalam enam pertandingan Premier League terakhirnya.
Meski demikian, Liverpool masih memiliki sejumlah masalah kebugaran. Jeremie Frimpong, Hugo Ekitike, Giovanni Leoni, dan Conor Bradley diperkirakan belum bisa tampil. Dominik Szoboszlai juga masih diragukan setelah mengalami masalah hamstring, sedangkan kondisi Victor Munoz perlu terus dipantau hingga menjelang pertandingan.
Kehadiran Virgil van Dijk dan Jérémy Jacquet di jantung pertahanan akan menjadi penting untuk menghadapi ancaman Arsenal. Liverpool juga perlu menjaga konsentrasi ketika kehilangan bola, terutama karena lawan memiliki kemampuan memanfaatkan ruang melalui kombinasi serangan cepat dan pergerakan pemain antarlini.
Liverpool hanya memenangkan satu dari delapan pertandingan Premier League terakhir melawan Arsenal, dengan lima hasil imbang dan dua kekalahan. Kemenangan tersebut terjadi di Anfield musim lalu melalui tendangan bebas Szoboszlai yang menentukan skor 1-0.
Di kubu lawan, Arsenal memiliki catatan liga yang lebih mengesankan. Pasukan Mikel Arteta telah memenangkan tujuh dari delapan pertandingan Premier League musim ini. Satu-satunya kekalahan mereka terjadi ketika takluk 0-3 dari Brighton, sementara kemenangan 2-0 atas Everton pada pekan sebelumnya membuat mereka tetap bersaing di posisi teratas klasemen.
Namun, Arsenal datang ke Anfield setelah mengalami kekecewaan besar di Carabao Cup. Mereka tersingkir setelah kalah dalam adu penalti melawan Fleetwood Town, klub dari divisi keempat sepak bola Inggris. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Arteta dan para pemainnya, sehingga pertandingan melawan Liverpool akan menjadi kesempatan untuk segera memberikan respons.
Salah satu kekuatan utama Arsenal musim ini adalah organisasi pertahanan. Mereka telah mencatatkan lima clean sheet, menghadapi jumlah tembakan tepat sasaran paling sedikit di liga, serta hanya kebobolan lima gol dari delapan pertandingan. Bahkan tanpa William Saliba, yang masih menjalani pemulihan cedera punggung, pertahanan Arsenal tetap tampil solid dengan Ezri Konsa membantu mengisi posisi bek tengah.
Baca juga: Raya Tak Peduli Arsenal Disebut Membosankan, Arteta Sebut Kritikus Hanya Minoritas
Arsenal juga menghadapi persoalan kebugaran di beberapa posisi. Bukayo Saka dipastikan absen akibat cedera paha, sementara Saliba belum diperkirakan kembali. Declan Rice masih diragukan setelah mengalami masalah pada hamstring, sedangkan Noni Madueke dan Riccardo Calafiori juga memiliki tanda tanya terkait kesiapan mereka.
Jika Rice tersedia, perannya bersama Martin Odegaard akan sangat penting untuk mengendalikan tempo permainan. Keduanya menjadi pemain dengan jumlah umpan pemecah lini terbanyak yang berakhir di sepertiga akhir lapangan Premier League musim ini. Kemampuan mereka menemukan celah di antara lini pertahanan dan lini tengah Liverpool dapat menjadi faktor penentu.
Menariknya, meskipun Arsenal memiliki posisi klasemen yang lebih baik, catatan pertemuan di Anfield memberikan keuntungan psikologis bagi Liverpool. The Gunners belum pernah menang dalam 13 kunjungan terakhir mereka ke markas Liverpool di pertandingan liga, dengan catatan lima hasil imbang dan delapan kekalahan.
Liverpool
Alisson; Araujo, Jacquet, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Mac Allister; Barcola, Wirtz, Munoz; Isak
Arsenal
Raya; Timber, Konsa, Gabriel, Calafiori; Rice, Lewis-Skelly; Madueke, Odegaard, Eze; Havertz