Kiper Arsenal, David Raya, menegaskan dirinya tidak peduli apabila suporter tim rival menganggap permainan The Gunners membosankan. Pelatih Mikel Arteta juga membela gaya bermain timnya dengan menyebut kritik tersebut hanya datang dari “minoritas yang sangat kecil”.

Pernyataan itu disampaikan menjelang pertandingan Arsenal melawan Bayern Munich dalam lanjutan Liga Champions 2026-2027, Kamis (22/10) dini hari WIB. Arsenal datang dengan modal 10 kemenangan dari 11 pertandingan di semua kompetisi musim ini, meskipun penampilan mereka belakangan menuai sorotan karena dianggap kurang menghibur. 

Raya Tak Gubris Soal Gaya Main Arsenal

Raya tidak menunjukkan kegelisahan terhadap anggapan tersebut. Menurutnya, setiap orang berhak memiliki pandangan masing-masing, tetapi hasil pertandingan menjadi ukuran yang lebih penting bagi Arsenal.

“Tidak, itu tidak mengganggu kami. Orang-orang punya pendapat mereka sendiri. Kami juga punya pendapat sendiri. Pada akhirnya, kami baru kalah satu kali dalam 11 pertandingan musim ini. Jika itu disebut membosankan atau menjengkelkan, saya tidak tahu harus berkata apa,” ujar Raya.

Baca juga: Konsa Optimistis dengan Peluang Arsenal di Liga Champions Jelang Hadapi Bayern

Ia menambahkan bahwa para pemain menikmati proses bermain sepak bola dan berusaha memenangkan setiap pertandingan. Bagi kiper asal Spanyol tersebut, target meraih kemenangan jauh lebih penting daripada memenuhi ekspektasi pihak luar mengenai seperti apa permainan Arsenal seharusnya terlihat.

Arteta: Kritik Hanya Datang dari Minoritas

Arteta sependapat dengan Raya dan menilai persepsi negatif terhadap permainan Arsenal tidak mewakili pandangan mayoritas pengamat maupun penonton sepak bola.

Pelatih asal Spanyol itu menyoroti sejumlah aspek permainan yang menurutnya menunjukkan perkembangan tim. Arsenal dinilai telah mencetak banyak gol, menguasai bola lebih baik, menghasilkan lebih banyak tembakan, serta melibatkan lebih banyak pemain dalam proses menyerang dibandingkan musim sebelumnya.

“Menurut saya, kita sedang membicarakan kelompok minoritas yang sangat kecil; sementara yang lain tahu betul bahwa mereka sangat menikmati cara kami bermain dan mendominasi pertandingan tahun ini. Kami telah membuktikannya, jadi itulah pendapat saya,” jelas Arteta.

Meski membela timnya, Arteta tidak menampik masih ada ruang untuk perbaikan. Arsenal baru saja menang tipis 1-0 atas Nottingham Forest pada Minggu, dengan gol Noni Madueke pada menit ke-80 menjadi penentu kemenangan. 

Baca juga: Arteta Bela Penampilan Arsenal usai Susah Payah Kalahkan Nottingham Forest

Sepanjang pertandingan tersebut, The Gunners kesulitan menembus pertahanan lawan dan tidak selalu mampu menciptakan peluang berbahaya secara konsisten.

Arsenal juga baru mencetak 11 gol dalam tujuh pertandingan Premier League musim ini. Catatan tersebut ikut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas serangan mereka, terutama ketika menghadapi tim yang memilih bertahan dengan garis pertahanan rendah. 

Bayern Munich Jadi Ujian Berikutnya

Arteta mengakui menghadapi lawan dengan pertahanan rapat membutuhkan pendekatan berbeda dibandingkan melawan tim yang bermain lebih terbuka. Menurutnya, Arsenal harus mampu menemukan solusi yang lebih efektif ketika ruang di area pertahanan lawan sangat terbatas.

“Kami tahu seperti apa pertandingan yang akan kami jalani,” ungkap Arteta. “Kedua tim sangat memahami hal itu, dan kami pernah mengalaminya di Emirates [musim lalu, saat Arsenal menang 3-1]. Pertandingan nanti akan sangat mirip dalam banyak aspek. Menghadapi blok pertahanan rendah menuntut gaya permainan yang berbeda dibandingkan saat menghadapi blok pertahanan tinggi, atau tim yang terus-menerus mengirim bola ke lini pertahanan terakhir. 

“Namun, pada hari Minggu lalu, menurut saya ada hal-hal yang bisa kami lakukan dengan lebih baik, dan itu sepenuhnya bergantung pada kami. Kami juga harus mengakui hal tersebut secara terbuka.”

Dengan rekor kemenangan yang impresif, Arsenal memiliki alasan untuk tetap percaya diri. Namun, laga melawan Bayern akan menjadi kesempatan penting bagi tim Arteta untuk membuktikan bahwa kemampuan mereka mengamankan hasil positif juga dapat berjalan beriringan dengan permainan menyerang yang lebih meyakinkan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!