Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Penjaga gawang Arsenal, David Raya, mengungkapkan bahwa keberhasilan memenangi trofi Premier League telah melenyapkan tekanan besar yang selama ini membelenggu timnya. Sang juara bertahan kini bermain dengan tingkat kepercayaan diri dan kebebasan mengekspresikan kualitas sepak bola yang jauh lebih tinggi dalam usaha mempertahankan takhta mereka.
Pernyataan tersebut disampaikan Raya usai The Gunners melanjutkan start sempurna mereka dengan menekuk rival London, Chelsea, lewat skor 2-1 di Emirates Stadium. Kemenangan dramatis tersebut memastikan Arsenal mengantongi sembilan poin penuh dari tiga pertandingan pembuka musim.
Laga derbi di Emirates sempat dibuka dengan kejutan ketika Morgan Rogers membawa Chelsea unggul cepat saat pertandingan baru berjalan 77 detik.
Namun, alih-alih panik seperti musim-musim sebelumnya, Arsenal merespons dengan gelombang serangan terstruktur yang mematikan.
Baca juga: Arsenal Pertahankan Awal Musim Sempurna usai Menang Comeback 2-1 atas Chelsea
Kai Havertz menyamakan kedudukan pada menit ke-25 sebelum sang kapten Martin Ødegaard membalikkan keadaan di awal babak kedua.
Kepemimpinan Raya di bawah mistar gawang turut menjadi penentu, terutama saat ia melakukan penyelamatan krusial menepis tembakan pemain muda Chelsea, Estêvão Willian, untuk mengamankan tiga poin di menit-menit akhir.
"Ada hal-hal yang perlu diperbaiki terkait gol itu [gol Rogers]," kata Raya. "Kami seharusnya bisa bertahan sedikit lebih baik, terutama di awal pertandingan. Mengecewakan rasanya harus kebobolan gol tersebut. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kami bereaksi setelahnya dan cara kami bermain, bagaimana kami mendominasi, menyerang, serta bertahan.
"Kami tahu betapa hebatnya Chelsea, terutama dalam situasi transisi dan cara mereka menarik pemain kembali untuk bertahan. Jadi, ini adalah kemenangan yang sangat penting."
Raya menegaskan bahwa rasa lega setelah mengakhiri dahaga gelar juara menjadi pondasi utama perubahan mentalitas di ruang ganti Arsenal.
Setelah tiga musim menjadi runner-up, status sebagai juara bertahan memberikan rasa percaya diri ekstra untuk menundukkan siapa pun.
"Menjuarai liga setelah sekian lama dan setelah tahun-tahun di mana kami begitu dekat dengan gelar itu... rasanya melegakan sekaligus memberikan tambahan kepercayaan diri," ujar Raya.
Baca juga: Peringatan Arteta Usai Tekuk Chelsea: Arsenal Bisa Capai Level Lebih Tinggi Musim Ini
"Berkaca pada tiga pertandingan musim ini, terutama Community Shield, kemenangan atas City dan cara kami bermain melawan mereka, hal itu memberikan motivasi serta kepercayaan diri ekstra untuk bermain sesuai dengan gaya yang kami inginkan...
"Semoga kami bisa terus bermain seperti ini karena kami tahu betapa hebatnya kemampuan kami. Kami tahu kami bisa mengalahkan siapa pun di liga ini. Mari kita fokus pada momen saat ini dan menjalaninya sebaik mungkin."
Perbedaan paling mencolok dari penampilan Arsenal musim ini adalah keberanian mereka mendominasi laga tanpa rasa cemas. Jika di akhir musim lalu tim asuhan Mikel Arteta kerap terlihat tegang di bawah beban ekspektasi, kini Meriam London tampil sangat cair dan penuh determinasi fisik.
Dengan sapu bersih tiga kemenangan awal serta ketajaman yang kian merata, Arsenal mengirimkan sinyal bahaya kepada para pesaingnya di liga domestik maupun Eropa. Bagi Raya dan kawan-kawan, gelar juara bukanlah puncak akhir pencapaian, melainkan batu loncatan awal untuk mengukir era dominasi baru di bawah arahan Arteta.