Bintang Real Madrid, Kylian Mbappé, memberikan jawaban menohok terkait spekulasi keretakan hubungannya dengan rekan setimnya, Vinícius Júnior. Tak hanya itu, penyerang asal Prancis tersebut juga menegaskan sikap masa bodohnya terhadap keberhasilan mantan klubnya, Paris Saint-Germain, yang sukses merengkuh trofi Liga Champions dua musim beruntun setelah ia hengkang.  

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Mbappé dalam sesi konferensi pers menjelang laga pembuka fase liga Champions League melawan juara Serie A, Inter Milan, di Santiago Bernabéu. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Los Blancos untuk bangkit usai menelan kekalahan 1-0 dari Real Betis di ajang La Liga akhir pekan lalu.  

Tepis Isu Keretakan dengan Vinícius 

Sorotan publik tertuju pada kombinasi Mbappé dan Vinícius yang dinilai belum menemukan keharmonisan sempurna di lini serang. Kritik kian tajam usai kekalahan dari Betis, memicu rumor bahwa kedua megabintang tersebut memendam ketegangan.  

Mbappé menepis narasi tersebut dengan santai dan menilai spekulasi media adalah hal lumrah bagi klub sebesar Real Madrid.  

"Itu hanya satu dari sejuta opini yang beredar di Madrid, jadi saya tidak bisa mengendalikan apa yang dikatakan orang-orang," tegas Mbappé. 

Baca juga: Mbappé Yakin 2026 Momen Tepat Raih Ballon d'Or Pertama

"Kami berdua memiliki tujuan yang sama, yaitu membawa tim ini menang. Kami berfokus mengendalikan apa yang ada dalam kendali kami di lapangan."  

Mbappé menambahkan bahwa beritanya bersama Vinícius sengaja dibesar-besarkan oleh media karena memiliki nilai komersial yang sangat tinggi di pasaran. Menurutnya, proses adaptasi dan peningkatan kualitas kerja sama tim adalah hal alami yang terus berjalan dari hari ke hari.  

Tak Hiraukan Trofi Eropa Milik PSG

Pertanyaan jurnalis kemudian beralih ke catatan statistik menarik mengenai mantan klubnya. Sejak Mbappé mengakhiri masa baktinya di Paris pada musim panas 2024 untuk berlabuh ke Madrid, PSG justru berhasil menjuarai Liga Champions dalam dua musim berturut-turut.  

Ketika diminta memberikan tanggapan mengenai fenomena tersebut, Mbappé merespon dengan jawaban jujur tanpa keraguan.  

"Itu adalah bagian dari analisis sepak bola dan saya tidak bisa mengubahnya," ujar Mbappé. 

Baca juga: Mourinho Tak Acuh Soal Tekanan Bawa Real Madrid Juara Liga Champions

"Namun jika Anda bertanya kepada saya secara pribadi, jujur saja, saya sama sekali tidak peduli. Saya memang bukan orang yang paling tahu segalanya, tetapi saya paham sepak bola. Dan saya tahu bahwa membicarakan nama saya sangat laku di pasaran."  

Fokus Penuh Menatap Laga Kontra Inter Milan

Di luar segala hiruk-pikuk rumor di luar lapangan, performa individu Mbappé di awal musim ini terbilang cukup tajam dengan mengemas empat gol dari empat pertandingan awal. 

Meskipun sempat gagal mengeksekusi penalti pada laga terakhir kontra Betis, ia tetap menjadi tumpuan utama di lini depan.  

Jelang berhadapan dengan Inter Milan, Mbappé menegaskan komitmen seluruh skuad untuk memperbaiki kekurangan taktis dan mempersembahkan performa terbaik di panggung Eropa. Bagi Mbappé, fokus utamanya saat ini adalah meraih kemenangan demi kemenangan bersama Real Madrid ketimbang memusingkan opini publik.  

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!