Fokus Piala Dunia, Rodri Tunda Pembicaraan Kontrak di Man City
Jenderal lapangan tengah Manchester City, Rodri, menegaskan bahwa dirinya baru akan membahas kelanjutan masa depannya setelah gelaran Piala Dunia 2026 berakhir. Pernyataan ini muncul di tengah derasnya rumor yang mengaitkan kapten tim nasional Spanyol tersebut dengan kepindahan ke raksasa La Liga, Real Madrid, pada bursa transfer musim panas ini.
Gelandang berusia 29 tahun itu kini menyisakan satu tahun terakhir dalam kontraknya di Etihad Stadium yang akan kedaluwarsa pada 2027. Berbicara di kamp pelatihan La Roja di Las Rozas, Madrid, pemenang Ballon d'Or 2024 tersebut memilih bersikap tenang dan enggan membiarkan spekulasi transfer mengganggu fokusnya memimpin skuad matador di Amerika Utara.
“Saya berusaha untuk tidak terlalu mempedulikan rumor,” kata Rodri, yang bergabung dengan City dari Atletico Madrid pada tahun 2019. “Saya tahu itu bagian dari pekerjaan, terutama ketika seorang pemain mendekati tahap akhir kontraknya. Wajar jika nama-nama disebutkan.
Baca juga: Penuh Kenangan dan Koneksi, Guardiola Ucapkan Selamat Tinggal untuk Man City
“Saya sangat tenang, saya tahu persis posisi saya dan saya akan memberi tahu Anda bahwa, mungkin jika tidak ada Piala Dunia, keadaan mungkin akan berbeda sekarang.”
Pusaran Politik Real Madrid
Nama Rodri mendadak mencuat menjadi komoditas panas menyusul dinamika politik internal di Santiago Bernabeu menjelang pemilihan presiden Real Madrid akhir pekan ini.
Menantang petahana Florentino Pérez, calon presiden penantang, Enrique Riquelme, secara terbuka menjadikan Rodri sebagai target transfer utama demi memperkuat lini tengah Los Blancos yang baru saja melewati musim kedua berturut-turut tanpa trofi mayor.
"Jika saya menjadi presiden Real Madrid, pemain seperti Rodri harus bermain untuk Real Madrid," ucap Riquelme dalam agenda kampanyenya baru-baru ini.
Situasi di Manchester City juga ikut memanaskan rumor ini. Menyusul kepastian hengkangnya Pep Guardiola dari kursi manajer yang memicu eksodus sejumlah pilar, termasuk Bernardo Silva, banyak pihak di Inggris berasumsi bahwa Rodri akan memilih pulang ke kampung halamannya di Spanyol, meskipun manajemen City dikabarkan telah menyodorkan proposal perpanjangan kontrak.
Kondisi Bugar dan Inspirasi dari Rafa Nadal
Setelah sempat berjuang melewati masa-masa sulit akibat cedera robekan ligamen (ACL) pada akhir tahun 2024, Rodri berhasil merebut kembali peran vitalnya di lini tengah Manchester City sepanjang musim 2025/26 dengan mencatatkan 21 penampilan di Premier League. Istirahat panjang tersebut justru membawa berkah tersendiri bagi kesiapan fisiknya menyambut turnamen di Amerika Utara.
Baca juga: Akhir Sebuah Era: Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City
"Saya sangat senang dan bersemangat. Saya bahkan bercanda dengan rekan-rekan bahwa ini pertama kalinya saya datang ke turnamen besar dalam kondisi segar dan tanpa kelelahan akibat menit bermain yang berlebih," tambahnya.
"Saya mampu mengatasi semuanya. Saya datang dengan ritme yang kurang, tetapi dengan jumlah pertandingan yang lebih sedikit."
Sebagai salah satu pemimpin di ruang ganti Spanyol bersama Unai Simón dan Mikel Oyarzabal, Rodri juga mengungkapkan bahwa dirinya menggunakan etos kerja legenda tenis Rafael Nadal untuk membakar semangat juang rekan-rekan setimnya di Grup H nanti.
"Yang saya katakan kepada mereka adalah kita perlu mencoba bermain tanpa bola seperti tim kecil. Dengan pola pikir untuk tidak menganggap diri kita yang terbaik," tambahnya.
"Saya baru saja menonton film dokumenter tentang Nadal dan dia selalu membicarakan hal itu – selalu satu bola lagi, satu usaha lagi. Dan itulah yang dilakukan para juara hebat dan, yang terpenting, mengeluarkan semua bakat yang dimiliki tim ini, yang sangat besar."
Dengan turnamen akbar yang akan bergulir mulai 11 Juni mendatang, Rodri telah memasang dinding pembatas yang kokoh antara ambisi internasionalnya dan teka-teki karier domestiknya. Jawaban atas apakah sang metronom akan tetap mengenakan seragam biru langit Manchester atau beralih ke putih megah Madrid baru akan terkuak setelah trofi emas Piala Dunia diangkat di New York pada pertengahan Juli nanti.
Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!