Manchester United sukses menutup Premier League musim 2025–26 dengan performa klinis yang luar biasa. Bertandang ke American Express Stadium pada laga pamungkas, Minggu malam, skuad asuhan Michael Carrick ini tanpa ampun melibas Brighton and Hove Albion dengan skor telak 3-0.

Kemenangan ini memastikan Setan Merah finis di peringkat ketiga dengan raihan 71 poin, sekaligus menyegel tiket kembali ke kasta tertinggi Eropa, Liga Champions, musim depan. Sementara bagi Brighton, kekalahan di kandang ini memaksa mereka puas menyudahi musim di posisi kedelapan dengan 53 poin, yang berarti mereka harus rela bermain di Conference League.

Bruno Fernandes Cetak Sejarah Baru

Laga ini tidak hanya menjadi panggung pesta bagi United, tetapi juga momen bersejarah bagi sang kapten, Bruno Fernandes.

Memasuki lapangan dengan misi memecahkan rekor, playmaker asal Portugal ini hanya membutuhkan waktu 33 menit untuk mencatatkan namanya di buku sejarah Premier League. Umpan sepak pojoknya yang terukur berhasil disambut dengan sundulan bertenaga oleh Patrick Dorgu yang bersarang telak di gawang Bart Verbruggen.

Baca juga: Carrick Resmi Ditunjuk Sebagai Pelatih Permanen Manchester United

Assist tersebut menjadi yang ke-21 bagi Fernandes di Premier League musim ini. Catatan luar biasa ini resmi memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim yang sebelumnya dipegang bersama oleh Thierry Henry dan Kevin De Bruyne. Penampilan legendaris ini sekaligus mengunci penghargaan Premier League’s Player of the Season dan Playmaker of the Year bagi sang gelandang.

Pukulan Telak Sebelum Turun Minum

Brighton sebenarnya memulai laga dengan intensitas tinggi. Pergerakan Diego Gómez dan Ferdi Kadıoğlu sempat merepotkan lini belakang tim tamu. 

Namun, United menunjukkan mentalitas tim papan atas yang mematikan. Hanya sepuluh menit setelah gol Dorgu, sebuah skema serangan apik yang dibangun oleh Amad Diallo dan Mason Mount berhasil membongkar pertahanan Brighton. Bryan Mbeumo yang berdiri bebas dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang kosong. Skor 2-0 menutup babak pertama.

Baca juga: Resmi Jadi Pemain Permanen Napoli, Hojlund Ucapkan Selamat Tinggal untuk MU

Gol Penutup sang Kapten

Harapan Brighton untuk bangkit di babak kedua langsung sirna sesaat setelah turun minum. Pada menit ke-47, Bruno Fernandes mengubah perannya dari pelayan menjadi eksekutor. Memanfaatkan umpan matang dari Dorgu, Fernandes melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri bawah gawang yang tak mampu dijangkau Verbruggen.

Meski tertinggal tiga gol, Brighton terus mencoba menekan dengan memasukkan Yankuba Minteh dan Georginio Rutter. Namun, lini pertahanan United yang dikomandoi Harry Maguire dan Lisandro Martínez, ditambah ketangguhan Senne Lammens di bawah mistar, tampil begitu solid hingga peluit panjang dibunyikan.

Bagi Brighton, hasil ini menjadi penutup yang pahit di hadapan pendukung sendiri, meski jatah tiket kompetisi Eropa tetap menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Sementara bagi Manchester United, kemenangan ini adalah pembuktian taktik Michael Carrick. Bersama Bruno Fernandes yang tengah berada di puncak performanya, Setan Merah siap kembali mengancam panggung elit Eropa musim depan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!