Gol Menit Akhir Rutter Bawa Brighton Gagalkan Kemenangan Spurs
Drama di menit-menit akhir kembali menghantui Tottenham Hotspur Stadium pada Sabtu malam. Upaya Tottenham Hotspur untuk keluar dari jeratan degradasi harus berakhir dengan rasa pahit setelah Georginio Rutter mencetak gol penyeimbang di detik-detik terakhir, memaksa skor imbang 2-2 bagi Brighton & Hove Albion.
Hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Spurs menjadi 15 pertandingan di Liga Inggris. Meski tampil jauh lebih agresif di bawah arahan Roberto De Zerbi yang menghadapi mantan klubnya, kesalahan defensif di masa injury time babak pertama dan kedua terbukti sangat fatal bagi tuan rumah.
Porro Pecah Kebuntuan, Mitoma Beri Balasan
Spurs memulai laga dengan beban berat di pundak mereka. Namun, harapan membumbung tinggi pada menit ke-38 ketika Pedro Porro sukses memecah kebuntuan.
Berawal dari umpan silang presisi Xavi Simons, bek kanan asal Spanyol itu menyusup ke kotak penalti dan menyundul bola melewati Bart Verbruggen. Gol tersebut merupakan gol pertama Porro di Premier League musim ini.
Baca juga: Cristian Romero Tak Perkuat Spurs hingga Akhir Musim
Kegembiraan publik tuan rumah tidak bertahan lama. Di masa tambahan waktu babak pertama (45+3'), Brighton yang tampil tenang sepanjang laga berhasil menyamakan kedudukan. Kaoru Mitoma, yang masuk menggantikan Diego Gomez akibat cedera dini, menyambut umpan silang Pascal Groß dengan tendangan voli kaki kiri yang menghunjam pojok atas gawang Antonin Kinsky. Skor 1-1 menutup paruh pertama.
Gol Simons dan Blunder di Menit Akhir
Memasuki babak kedua, Tottenham meningkatkan intensitas serangan. Keberanian De Zerbi memasukkan Lucas Bergvall dan Mathys Tel membuahkan hasil di menit ke-76.
Gelandang muda tersebut berhasil mencuri bola dari Jan Paul van Hecke sebelum memberikan umpan kepada Xavi Simons. Dari tepi kotak penalti, Simons melepaskan tendangan melengkung yang fantastis ke sudut gawang, membuat seisi stadion bergemuruh.
Spurs tampak akan mengamankan tiga poin krusial mereka di tahun 2026 ini. Namun, penyakit lama mereka kambuh di masa krusial. Pada menit ke-90+5, Kevin Danso kehilangan penguasaan bola di kotak penalti yang dicuri oleh Van Hecke.
Baca juga: Bukan Masalah Taktik, De Zerbi Tegaskan Tottenham Harus Tingkatkan Mentalitas
Ia langsung mengirimkan umpan kepada Georginio Rutter yang berdiri bebas untuk menaklukkan Kinsky. Gol tersebut membungkam pendukung Spurs dan memastikan satu poin dibawa pulang ke pesisir selatan.
Ancaman Degradasi Semakin Nyata
Bagi Brighton, hasil imbang ini membawa mereka naik ke peringkat 9 klasemen sementara dengan 47 poin dan masih berpeluang besar untuk tampil di Eropa musim depan.
Namun bagi Tottenham, satu poin terasa seperti kekalahan. Mereka tetap tertahan di posisi ke-18 dengan 31 poin, tertinggal satu poin dari West Ham United di zona aman yang masih menyimpan satu laga.
Dengan sisa lima pertandingan musim ini, laga akhir pekan depan melawan tim juru kunci, Wolverhampton Wanderers, kini menjadi partai hidup-mati bagi masa depan Tottenham di kasta tertinggi sepak bola Inggris.