Legenda Manchester United dan Inggris, Wayne Rooney, pasang badan untuk manajer Arsenal, Mikel Arteta. Rooney mendesak sang manajer untuk mengabaikan badai kritik yang menyebut gaya bermain The Gunners tidak indah dan penuh dengan trik kotor demi mengamankan gelar juara Premier League musim ini.

Pernyataan ini muncul setelah kemenangan tipis 1-0 Arsenal atas Brighton pekan lalu memicu kemarahan manajer lawan, Fabian Hürzeler, yang menuduh Arsenal "membuat aturan sendiri" terkait taktik membuang waktu dan dominasi fisik di situasi bola mati.

Fokus pada Kemenangan, Bukan Estetika

Berbicara dalam program The Wayne Rooney Show di BBC, pencetak gol terbanyak sepanjang masa ketiga di Premier League tersebut menegaskan bahwa hasil akhir jauh lebih penting daripada penilaian subjektif mengenai keindahan permainan saat sebuah tim tengah mengejar gelar juara.

Baca juga: Arteta Tak Peduli Cemoohan Hürzeler Usai Arsenal Tekuk Brighton

"Saya tidak mengatakan ini karena saya menyukai Arsenal, saya mengatakan ini karena saya pikir itu sangat tidak adil, kritik yang mereka terima karena berada di puncak klasemen dengan selisih, apa, tujuh poin? Jika tim tidak bisa mengatasinya, lakukan lebih banyak lagi. Itulah yang akan saya lakukan jika saya adalah Arteta,” jelas Rooney.

Rooney pun merefleksikan pengalamannya sendiri saat meraih gelar juara terakhirnya bersama Manchester United. 

"Saat kami memenangkan gelar liga terakhir, kami bukanlah tim yang hebat, tetapi sekarang tidak ada yang mengungkit hal itu dan mengatakan 'oh, tim Manchester United yang memenangkan gelar terakhir itu tidak hebat'," kata Rooney. "Saya rasa mereka tidak seburuk yang orang-orang katakan, sungguh."

Bagian dari Permainan

Salah satu poin utama yang dikritik oleh figur seperti Alan Pardew, yang menyebut gelar Arsenal nanti layak diberi "tanda kutip" karena permainannya yang fungsional, adalah ketergantungan Arsenal pada bola mati. Musim ini, tim asuhan Arteta telah mencetak 22 gol dari situasi set-piece, termasuk 16 gol dari sepak pojok.

Namun, Rooney justru mendorong Arteta untuk semakin mengeksploitasi kekuatan tersebut. 

"Fokus mereka hanyalah mencoba memenangkan pertandingan dengan cara apa pun, dan ketika Anda berjuang untuk meraih gelar, saya rasa Anda tidak perlu khawatir tentang bagaimana orang lain berpikir tentang cara Anda bermain, selama Anda menang,” tambahnya.

Menanggapi pendekatan fisik Arsenal terhadap bola mati, Rooney menambahkan, "Jika wasit tidak akan melakukan apa pun untuk menghentikan itu, dan saya bahkan tidak berpikir itu perkelahian besar… Jika Anda tidak cukup pintar atau Anda tidak memiliki pemain yang dapat mengatasi itu, mengapa Arsenal tidak terus melakukan itu?"

“Tim-tim kesulitan menghentikannya. Itu bagian dari permainan, saya menyukainya, saya pikir itu bagus. Saya yakin Arteta tidak berpikir demikian, tetapi mereka tidak perlu mengubah apa pun karena orang-orang mengeluh dan protes tentang hal itu,” pungkasnya.

Baca juga: Arteta Desak Arsenal Belajar dari Pengalaman Musim Lalu Saat Hadapi Leverkusen

Perburuan Quadruple Tetap Terjaga

Kritik terhadap gaya bermain pragmatis ini nyatanya tidak menggoyahkan posisi Arsenal di semua kompetisi. Selain memimpin liga dengan selisih tujuh poin dari Manchester City, The Gunners juga baru saja melaju ke perempat final Piala FA setelah menang 2-1 atas Mansfield Town, dan tengah bersiap menghadapi Bayer Leverkusen di babak 16 besar Liga Champions.

Bagi Rooney, perpaduan antara pertahanan kokoh, dengan Arsenal mencatatkan jumlah clean sheet terbanyak di liga, dan efektivitas serangan adalah resep juara yang sempurna. 

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!