Karakter juara sejati ditunjukkan Paris Saint-Germain saat bertandang ke Stade de la Meinau pada Senin dini hari WIB (2/2/2026). Meski harus bermain dengan sepuluh orang di sisa laga, skuad asuhan Luis Enrique sukses membawa pulang kemenangan tipis 2-1 atas RC Strasbourg, hasil yang sekaligus membawa mereka kembali ke puncak klasemen Ligue 1.

Kemenangan ini terasa heroik mengingat Strasbourg tengah dalam tren positif delapan laga tak terkalahkan. Namun, mentalitas baja dan efektivitas di depan gawang menjadi pembeda bagi sang juara bertahan.

Penyelamatan Safonov dan Gol Pembuka Mayulu

Strasbourg sebenarnya memiliki peluang emas untuk memimpin lebih dulu pada menit ke-19. Wasit menunjuk titik putih setelah Marquinhos dianggap melakukan handball di kotak terlarang. Namun, kiper PSG Matvey Safonov tampil sebagai pahlawan dengan menepis eksekusi penalti Joaquin Panichelli.

Baca juga: Play-Off Liga Champions: Real Madrid Kembali Jumpa Benfica, PSG Hadapi Monaco

Kegagalan penalti tersebut seolah memberi napas baru bagi PSG. Pada menit ke-22, gelandang muda berbakat Senny Mayulu memecah kebuntuan. Melalui serangan balik, Mayulu melepaskan tembakan dari jarak dekat yang menaklukkan kiper Mike Penders, membawa tim tamu unggul 1-0.

Kegembiraan PSG tidak bertahan lama. Hanya berselang lima menit, Strasbourg berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi Guela Doue, abang dari pemain PSG Desire Doue yang masuh di babak kedua. 

Kartu Merah Hakimi dan Gol Penentu Mendes

Babak kedua berjalan semakin intens. Petaka bagi PSG datang pada menit ke-75 saat Achraf Hakimi harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu merah langsung. Bermain dengan sepuluh orang melawan Strasbourg yang agresif membuat PSG berada di bawah tekanan hebat.

Namun, di saat kritis itulah kelas individu pemain PSG berbicara. Pada menit ke-81, Warren Zaire-Emery, yang menjadi bek kanan darurat usai diusirnya Hakimi, mengirimkan umpan silang akurat yang disundul sempurna oleh Nuno Mendes. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan dramatis Les Parisiens.

Baca juga: PSG dan Newcastle Terpaksa Lalui Babak Playoff usai Imbang 1-1

Kemenangan ini adalah jawaban sempurna bagi Luis Enrique setelah PSG gagal menembus delapan besar Liga Champions tengah pekan lalu. Keputusan Enrique untuk tetap percaya pada pemain muda seperti Mayulu terbukti jitu. Dengan tambahan tiga poin ini, PSG kini mengoleksi 48 poin dari 20 laga, unggul dua angka di atas RC Lens yang menempel ketat di posisi kedua.

Di sisi lain, Strasbourg yang mengakhiri rentetan 9 laga tak terkalahkan, kini berada di posisi ke-7 dengan 30 poin.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!