Usai Hujan Gol di Paris, Kane Yakin Bayern Bisa Balikkan Kedudukan di Leg Kedua
Penyerang Bayern Munich, Harry Kane, meyakini bahwa semangat pantang menyerah yang ditunjukkan timnya saat kalah tipis 5-4 dari Paris Saint-Germain akan menjadi modal krusial pada laga leg kedua semifinal Liga Champions pekan depan.
Dalam pertandingan yang memecahkan rekor sebagai laga semifinal dengan skor tertinggi dalam sejarah kompetisi, Bayern berhasil bangkit dari posisi tertinggal 5-2 untuk menjaga peluang mereka tetap hidup.
Kebangkitan dari Situasi Sulit
Malam yang luar biasa di Parc des Princes menampilkan duel terbuka antara dua raksasa Eropa, di mana Kane mencetak gol pembuka lewat titik putih pada menit ke-17, menjadikannya pemain Inggris pertama yang mencetak gol dalam enam laga Liga Champions secara berturut-turut.
Baca juga: PSG Menang 5-4 atas Bayern dalam Semifinal UCL yang Penuh Rekor
Setelah gol pembuka Kane, PSG sempat mengamuk melalui dua gol Khvicha Kvaratskhelia dan dua gol Ousmane Dembélé, ditambah kontribusi João Neves, yang membawa sang juara bertahan unggul telak 5-2 hingga menit ke-58. Namun, alih-alih menyerah, Bayern menunjukkan karakter yang sesungguhnya.
Gol sundulan Dayot Upamecano dan penyelesaian klinis Luis Díaz setelah menerima umpan terukur dari Kane memastikan skor berakhir 5-4. Hasil ini membuat Bayern hanya butuh kemenangan dengan selisih satu gol di Munich untuk memaksakan perpanjangan waktu.
Bayern Tak Menyerah
Berbicara seusai laga, Kane menyatakan rasa bangganya terhadap determinasi rekan-rekan setimnya.
"Ini akan tergantung pada siapa yang memanfaatkan momen mereka minggu depan," kata Kane. "Ada banyak momen di luar sana hari ini, dan mungkin akan sama minggu depan. Jadi, kami bermain di kandang dengan dukungan penonton, kami berharap itu bisa mendorong kami untuk meraih kemenangan."
"Secara keseluruhan, kami juga memiliki momen-momen di mana kami bisa mengakhiri pertandingan lebih awal. Jadi, kami sangat bangga karena berhasil menyamakan kedudukan menjadi 5-4 karena bermain tandang, tertinggal 5-2 bisa menjadi situasi yang sangat sulit. Tapi kami berjuang dan kami berhasil menyamakan kedudukan."
Menatap Leg Kedua di Munich
Meski kalah, Bayern membawa pulang empat gol tandang yang membuktikan ketajaman lini serang mereka.
Pelatih Vincent Kompany, yang harus menyaksikan laga dari tribun akibat suspensi, diharapkan kembali mendampingi tim di pinggir lapangan saat menjamu PSG di Jerman pekan depan.
Baca juga: Akui Status Jawara Eropa PSG, Kompany Bertekad Bawa Bayern Melampauinya
Bagi Harry Kane, yang kini telah mengoleksi 13 gol di Liga Champions musim ini, fokus utama adalah efektivitas di depan gawang.
"Ada beberapa momen di mana kami seharusnya lebih klinis dalam umpan terakhir atau penyelesaian akhir," jelas Kane. "Kami merasa semakin membaik, terutama seiring berjalannya pertandingan, mereka mulai kelelahan. Kami hanya perlu mempertahankan intensitas yang sama. Kami akan membutuhkan lebih banyak hal itu minggu depan."
"Saya pikir kita melihat dua tim tingkat tinggi di luar sana hari ini, terutama dalam permainan menyerang dan transisi, kecepatan, intensitas dalam duel satu lawan satu. Dua tim papan atas saling beradu kekuatan.”