Martin Ødegaard tampil sebagai sosok yang benar-benar terlahir kembali di awal musim 2026/27. Manajer Arsenal, Mikel Arteta, membeberkan bahwa kebangkitan impresif sang kapten tak lepas dari tingkat kebugaran yang prima serta penyesuaian taktis pada posisi dan perannya di lapangan.

Setelah musim lalu sempat terganggu oleh serangkaian cedera, gelandang asal Norwegia tersebut kini kembali menunjukkan bentuk permainan terbaiknya. Ødegaard tak hanya menjadi motor serangan Meriam London, tetapi juga menjelma menjadi ancaman langsung bagi gawang lawan dengan gol-gol krusialnya, termasuk dalam laga penentu kontra Chelsea di liga serta bentrokan Liga Champions melawan Napoli.  

Peran dan Kebebasan di Lapangan

Salah satu perubahan paling mencolok dari permainan Ødegaard musim ini adalah penempatannya yang lebih tinggi di sepertiga akhir lapangan. 

Jika pada musim sebelumnya ia sering turun terlalu dalam untuk menjemput bola, kini Arteta menginstruksikan kaptennya untuk lebih berani mengeksploitasi ruang di half-space kanan dan merangsek langsung ke dalam area penalti.  

Baca juga: Napoli 0-1 Arsenal: Ødegaard Antar The Gunners Raih Kemenangan di Maradona

Evolusi peran ini terbukti sangat ampuh. Ødegaard kini makin rajin melakukan pergerakan tanpa bola, melepaskan tembakan, serta menciptakan kombinasi mematikan bersama Kai Havertz dan Bukayo Saka. 

Arteta menilai kebebasan taktis tersebut membuat Ødegaard menjadi pemain yang jauh lebih berbahaya dan sulit dimatikan oleh barisan pertahanan lawan.  

"Kami memiliki banyak pemain yang mampu membawa bola ke area tersebut dan mengalirkannya dengan jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya," jelas Arteta.

"Saat hal itu terjadi, [Odegaard] perlu mengambil posisi tinggi, sudut, dan titik yang berbeda untuk mengacaukan pertahanan lawan, dan dia telah melakukannya dengan sangat baik."

Kebugaran Prima dan Kepercayaan Diri Tinggi

Selain faktor taktis, Arteta menegaskan bahwa kebugaran fisik menjadi kunci utama di balik kebangkitan kaptennya. 

Setelah melewatkan banyak pertandingan akibat cedera musim lalu, Ødegaard kini tampil dengan kondisi fisik penuh dan rasa lapar untuk membuktikan kapasitas dirinya.

"Pertama-tama, dia harus bisa tampil, dan tahun lalu dia melewatkan banyak pertandingan akibat cedera," ujar Arteta.

Baca juga: Lepas Beban Juara, Raya sebut Rasa Lega Bikin Arsenal Tampil Makin Pede

"Dia memiliki kelebihan tersendiri serta hubungan yang berbeda dengan rekan-rekan di sekitarnya, dan hal itu sangat membantu.

"Dia bisa mulai bergerak ke berbagai posisi yang lebih tinggi dalam tim, terutama saat fase menyerang; ketika kami berhasil menempatkannya di posisi-posisi tersebut, dia menjadi pemain yang sangat berbahaya."

Pondasi Utama Arsenal Menatap Gelar Juara

Satu hal yang paling diapresiasi oleh Arteta adalah bagaimana kebebasan menyerang tersebut tidak sedikit pun mengorbankan kedisiplinan bertahan Ødegaard. Sang kapten tetap menjadi pimpinan utama dalam skema pressing tinggi Arsenal serta rajin membantu organisasi pertahanan saat tim kehilangan bola.

Dengan kombinasi kebugaran yang luar biasa, peran taktis yang kian matang, serta efektivitas di depan gawang, Ødegaard kini menegaskan statusnya sebagai ruh permainan Arsenal. Kehadirannya dalam performa puncak menjadi amunisi paling vital bagi Meriam London dalam mempertahankan konsistensi dan menjaga takhta persaingan gelar musim ini.

Baca juga: Arsenal Pertahankan Awal Musim Sempurna usai Menang Comeback 2-1 atas Chelsea

"Itulah yang kami butuhkan," ungkap Arteta. "Para pemain dengan mentalitas untuk menentukan hasil pertandingan dan bermain dengan karakter. Pemain yang terus berani mengambil peluang dan risiko.

"Belakangan ini, dia semakin sering berada di posisi-posisi tersebut, dan kini terasa bahwa dia memiliki keyakinan batin bahwa bola bisa masuk ke gawang; malam ini pun dia mencetak gol yang luar biasa."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!