Jika Anda melempar pertanyaan mengenai klub mana yang memiliki koleksi trofi terbanyak di dunia, publik secara otomatis akan menyebut nama-nama raksasa Eropa seperti Real Madrid atau FC Barcelona. Gemerlap Liga Champions dan kekuatan finansial benua biru memang membuat mereka selalu menjadi pusat perhatian. 

Namun, realitas statistik sejarah menunjukkan fakta yang sepenuhnya berbeda. Gelar sebagai raja trofi dunia tidak bersemayam di Spanyol, Inggris, ataupun Italia. Takhta tersebut secara mutlak dikuasai oleh kekuatan-kekuatan dominan dari Afrika, kawasan Britania Raya, dan Amerika Selatan.

Dominasi Absolut dari Kairo: Al Ahly SC

Berdasarkan pencatatan resmi untuk kompetisi tingkat tertinggi, klub asal Mesir, Al Ahly SC, berdiri tegak sebagai institusi sepak bola paling berprestasi di muka bumi. Sejak didirikan pada tahun 1907, raksasa dari Kairo ini telah mengumpulkan lebih dari 130 trofi resmi tingkat atas, sebuah angka yang membuat pencapaian klub-klub top Eropa terlihat sangat tertinggal.

Baca juga: Pencetak Gol Termuda dan Tertua di Piala Dunia

Koleksi mereka mencakup 45 gelar Liga Premier Mesir dan 39 Piala Mesir. Di kancah internasional, dominasi mereka bahkan lebih mengerikan. Al Ahly memegang rekor absolut dengan memenangkan 12 gelar Liga Champions CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika). Mereka adalah penguasa mutlak yang tidak pernah membiarkan klub dari negara lain mendominasi persepakbolaan Afrika dalam kurun waktu yang lama.  

Raksasa Sejarah dari Irlandia Utara: Linfield FC

Meskipun Al Ahly sering kali diangkat oleh media arus utama sebagai sang pemuncak klasemen global, perbincangan mengenai klub dengan trofi terbanyak tidak akan pernah sah dan lengkap tanpa mencantumkan nama Linfield FC. 

Jika kita merujuk pada ensiklopedia terbuka seperti Wikipedia dan berbagai arsip sejarah sepak bola Britania, raksasa dari Irlandia Utara ini adalah anomali luar biasa yang kerap luput dari sorotan modern, padahal mereka memiliki rekor statistik yang nyaris mustahil untuk dipatahkan.

Baca juga: Pemain yang Pernah Memenangkan Liga Champions dengan Klub Berbeda

Linfield FC memegang rekor dunia sebagai klub dengan gelar juara liga domestik terbanyak, yakni 57 kali. Dominasi mereka di kancah domestik berlanjut dengan torehan 44 gelar Piala Irlandia Utara dan 13 Piala Liga. 

Pencapaian paling mistis mereka terjadi pada musim kompetisi 1921-1922, di mana Linfield sukses menyapu bersih tujuh trofi berbeda yang tersedia hanya dalam satu musim kompetisi. Ini adalah sebuah rekor sapu bersih absolut yang belum pernah bisa direplikasi oleh klub profesional mana pun di kasta tertinggi sepak bola dunia hingga detik ini.  

Hegemoni Skotlandia dan Amerika Selatan

Bergeser ke tanah Skotlandia, persaingan abadi di kota Glasgow juga membuahkan dua raksasa pengumpul trofi terbesar di Eropa. Rangers dan Celtic sama-sama telah mengumpulkan lebih dari 115 trofi utama sepanjang sejarah mereka. Rangers memegang 55 gelar liga domestik, sementara Celtic 56 kali menjadi juara liga Skotlandia.

Sementara itu, di daratan Amerika Selatan, klub-klub tradisional dari Uruguay seperti Club Nacional de Football dan Peñarol juga memiliki klaim historis yang sangat kuat. 

Baca juga: Klub Sepak Bola Tertua di Dunia yang Masih Aktif

Jika menghitung seluruh trofi domestik sejak era amatir di awal abad ke-20 beserta turnamen regional bergengsi yang kini telah punah, kedua klub tersebut mengklaim koleksi lebih dari 200 piala, menjadikan mereka pilar utama penjaga sejarah sepak bola di belahan bumi barat.

Pada akhirnya, panggung sepak bola modern mungkin dikuasai oleh uang dan hak siar Eropa, namun dedikasi bertahun-tahun yang ditunjukkan oleh Al Ahly di Mesir dan Linfield FC di Irlandia Utara adalah wujud nyata dari warisan kejayaan absolut yang sebenarnya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!