Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Dalam jagat sepak bola, perdebatan mengenai siapa pemain terhebat sepanjang masa sering kali memicu diskusi panas yang tidak berujung. Namun, jika kita menggunakan metrik pengakuan individu tertinggi di dunia, takhta tersebut hanya diduduki oleh satu sosok mutlak. Gelar bergengsi Ballon d'Or, yang dianugerahkan setiap tahun oleh majalah France Football kepada pesepak bola terbaik di muka bumi, telah menjadi saksi bisu dominasi seorang jenius asal Rosario, Argentina: Lionel Messi.
Dengan koleksi delapan trofi bola emas, Lionel Messi berdiri sendirian di puncak sejarah, mengukir rekor yang mungkin tidak akan pernah tersentuh oleh manusia mana pun di masa depan.
Dominasi La Pulga di panggung Ballon d'Or dimulai pada usia yang sangat muda. Ia pertama kali mengangkat trofi tersebut pada tahun 2009 setelah memimpin FC Barcelona meraih pencapaian treble winner yang legendaris di bawah asuhan Pep Guardiola.
Baca juga: Klub dengan Koleksi Trofi Terbanyak di Dunia
Kemenangan pertamanya itu hanyalah sebuah prolog dari era tirani mutlak. Messi kemudian memenangkan penghargaan tersebut secara beruntun hingga tahun 2012, mencetak rekor empat kemenangan berturut-turut yang mematahkan segala batas logika olahraga.
Ia kembali menyabet gelar kelima pada tahun 2015, dan kemudian menambahkan koleksi keenamnya di tahun 2019. Tahun 2021 menjadi saksi mahkota ketujuhnya, sebuah penghargaan yang secara masif didorong oleh kesuksesannya memecahkan kutukan trofi internasional bersama Argentina di ajang Copa America.
Kehebatannya bukan hanya terletak pada deretan gol ajaib dan visi umpan yang tak tertandingi, melainkan pada kemampuannya menjaga konsistensi absolut selama lebih dari lima belas tahun di level kompetisi yang sangat ekstrem.
Tentu saja, catatan sejarah Messi tidak akan lengkap tanpa menyinggung rivalitas epiknya dengan raksasa asal Portugal, Cristiano Ronaldo. Selama lebih dari satu dekade, kedua ikon ini saling bertukar pukulan di puncak dunia.
Ronaldo berhasil mengumpulkan lima trofi Ballon d'Or, menjadikannya pesaing terdekat dan satu-satunya pemain yang mampu menyeimbangi langkah magis Messi dalam waktu yang cukup lama. Meskipun demikian, seiring berjalannya waktu, Messi terus melebarkan jarak pencapaian di antara keduanya.
Baca juga: Pencetak Gol Termuda dan Tertua di Piala Dunia
Untuk melihat seberapa masif jarak yang diciptakan oleh para raksasa modern ini dibandingkan dengan legenda sepak bola lainnya dari berbagai era masa lalu, Anda dapat berinteraksi dengan visualisasi pencapaian trofi berikut ini:
Puncak penyempurnaan takhta Lionel Messi akhirnya tiba pada akhir tahun 2023. Setelah membawa tim nasional Argentina merengkuh kejayaan abadi di Piala Dunia 2022 Qatar dengan deretan performa heroik yang mengukir sejarah, publik dunia tidak memiliki pilihan lain selain memberikan mahkota kedelapan kepadanya.
Baca juga: Pemain yang Pernah Memenangkan Liga Champions dengan Klub Berbeda
Penobatan ini sekaligus menjadi penutup dari narasi panjang yang mengukuhkan dirinya bukan sekadar sebagai bintang paling terang di eranya, melainkan sebagai ikon sepak bola abadi.
Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!