Kapten Napoli, Giovanni Di Lorenzo, mengakui timnya tampil terlalu bertahan saat ditundukkan Arsenal 1-0 pada laga pembuka fase liga UEFA Champions League di Stadio Diego Armando Maradona. Kendati terpukul oleh tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi, bek asal Italia tersebut menegaskan bahwa perjuangan Partenopei di panggung Eropa masih sangat panjang.  

Tuan rumah dipaksa menyerah lewat sepakan melengkung Martin Ødegaard pada menit ke-75. Kemenangan tipis tersebut melengkapi penderitaan Napoli yang tengah dihantam badai cedera serta penurunan performa drastis dalam beberapa pekan terakhir.  

Pengakuan Di Lorenzo dan Dominasi Arsenal

Usai pertandingan, Di Lorenzo tidak menutupi kelemahan skema permainan timnya saat menghadapi gempuran Meriam London. 

Baca juga: Napoli 0-1 Arsenal: Ødegaard Antar The Gunners Raih Kemenangan di Maradona

Ia menilai Napoli gagal memanfaatkan momen saat menguasai bola dan membiarkan lawan mendikte jalannya laga dari lini tengah.

“Kami tahu kami menghadapi tim hebat yang memiliki kualitas tinggi. Sekali lagi, kami bertahan terlalu dalam, namun memang tidak mudah untuk menutup semua celah. Kami juga memiliki beberapa peluang mencetak gol di mana penyelesaian akhirnya bisa lebih baik lagi,” kata Di Lorenzo kepada Sky Sport Italia.

“Hasil ini mengecewakan, tetapi kami masih memiliki tujuh pertandingan lagi untuk mencoba mengamankan tiket lolos ke fase berikutnya.”

Evaluasi Tiga Kekalahan Beruntun

Hasil negatif di kandang sendiri menjadi kekalahan ketiga secara beruntun bagi Napoli. Situasi ini memicu kecemasan di kalangan pendukung, terlebih tim asal Naples tersebut kini mencatatkan rekor empat laga tanpa kemenangan di Liga Champions—catatan terburuk klub sejak 2005.  

"Setelah tiga kekalahan beruntun, kepercayaan diri tentu saja tidak sedang bagus karena kami ingin tampil baik, namun kami harus terus bekerja keras dan menjalankan instruksi pelatih," tambah Di Lorenzo.

"Ini baru permulaan; di level ini, detail-detail kecil bisa menjadi penentu dan kesalahan akan berakibat fatal. Jadi, kami harus berusaha meminimalkan kesalahan tersebut dan mulai meraih hasil positif."

Baca juga: Giovanni Di Lorenzo Perpanjang Kontrak di Napoli Hingga 2030

Optimisme Menatap Tujuh Laga Sisa

Kendati situasi memprihatinkan, Di Lorenzo mengingatkan bahwa format baru Liga Champions memberikan ruang pemulihan yang cukup bagi Napoli. Dengan tujuh pertandingan tersisa di fase liga, ia yakin timnya sanggup bangkit dan mengamankan tiket menuju babak gugur.  

“Kami tetap tegak melangkah; kami tentu tidak senang dengan tiga kekalahan beruntun, namun kami harus terus bekerja keras dan berbenah untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Skuad ini selalu menunjukkan sikap yang tepat, jadi meskipun kami menghadapi tim yang kuat, kami bermain sebagai satu kesatuan,” pungkasnya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!