Arsenal mengakhiri fase liga Liga Champions musim 2025-26 dengan hasil sempurna. Usai menang tipis 3-2 saat menjamu Kairat Almaty pada Kamis (29/1) dini hari WIB, skuad asuhan Mikel Arteta berhasil meraih delapan kemenangan dari delapan laga.

Namun, di belahan Eropa lainnya, Bayern Munich asuhan Vincent Kompany harus puas berada di posisi kedua meski berhasil kemenangan 2-1 atas PSV Eindhoven.

Rekor Sempurna Arsenal

Arsenal menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang berhasil melewati delapan pertandingan fase liga dengan rekor kemenangan 100 persen. Keberhasilan ini dipastikan setelah mereka menundukkan perlawanan sengit Kairat Almaty dengan skor tipis 3-2 di Emirates Stadium.

The Gunners langsung tancap gas sejak peluit awal. Viktor Gyökeres melanjutkan ketajamannya di kompetisi Eropa dengan mencetak gol pembuka saat laga baru berjalan dua menit, memanfaatkan kerja sama apik dengan Kai Havertz. 

Baca juga: Odegaard Tegaskan Luka Masa Lalu Jadi Amunisi Arsenal

Namun, tim tamu asal Kazakhstan menolak untuk menyerah begitu saja. Kairat sempat menyamakan kedudukan melalui titik putih setelah intervensi VAR menghukum pelanggaran Riccardo Calafiori di kotak terlarang.

Keunggulan Arsenal kembali pulih sebelum turun minum lewat gol Havertz, yang menjadi gol pertamanya musim ini usai lama dibekap cedera. 

Gabriel Martinelli kemudian memperlebar jarak pada menit ke-38 melalui penyelesaian klinis. Meski gol sundulan pemain Kairat di masa injury time babak kedua sempat membuat tribun Emirates tegang, Arsenal berhasil mempertahankan keunggulan untuk mengoleksi poin sempurna, 24 poin dari 8 laga.

Bayern Amankan Posisi Runner-up

Di Philips Stadion, atmosfer pertandingan berlangsung jauh lebih mencekam. Bayern Munich sukses mencuri kemenangan 2-1 di markas PSV Eindhoven, hasil yang sekaligus mengamankan tim asuhan Vincent Kompany ke posisi kedua klasemen akhir dan mengakhiri perjalanan PSV di Eropa musim ini.

Setelah babak pertama yang berakhir buntu, Jamal Musiala memecah kebuntuan di awal babak kedua lewat pergerakan cerdiknya di dalam kotak penalti. PSV yang didukung penuh suporter fanatiknya sempat membalas lewat tendangan roket Ismael Saibari yang tak mampu dihalau kiper Bayern.

Baca juga: Bayern Munich 2-0 USG: Brace Kane Segel Tiket 16 Besar

Dalam situasi hidup-mati, PSV bermain all-out untuk mencari gol kemenangan. Namun, strategi menyerang total itu justru menjadi bumerang. Pada menit ke-86, Harry Kane membuktikan kelasnya sebagai predator kotak penalti. Menerima umpan dari Luis Díaz, Kane melepaskan tembakan yang bersarang di pojok gawang. Gol tersebut membungkam Eindhoven dan memastikan Bayern melaju ke fase gugur sebagai salah satu unggulan teratas di bawah Arsenal.

Calon Lawan di 16 Besar

Arsenal kini menikmati kemewahan untuk melewati babak play-off knockout yang baru diperkenalkan pada bulan Februari, dan langsung melaju ke babak 16 besar pada bulan Maret. 

Lawan potensial yang sudah membayangi dalam undian termasuk tim-tim seperti Borussia Dortmund, Atalanta, Olympiacos atau Bayer Leverkusen.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!